Rabu, 3 Juni 2026, pukul : 05:49 WIB
Surabaya
--°C

Divaldo ingin Sembuhkan Penyakit Lama Persik

KEDIRI-KEMPLAN: Pelatih baru Persik Divaldo Alves ingin fokus memperbaiki masalah finishing anak asuhnya selama jeda kompetisi Liga 1 musim 2022-2023.

Empat laga sudah dijalani Persik Kediri bersama pelatih baru Divaldo Alves, namun pada empat laga tersebut, baru satu gol yang bisa disarangkan klub berjuluk Macan Putih itu.

Statistik tersebut menunjukkan bahwa penyakit lama Persik, yaitu sulit mencetak gol, masih belum bisa dituntaskan pelatih baru Divaldo Alves.

Hal itu juga diakui oleh Diavol Alves, menurutnya para pemain Persik memang punya masalah dalam membobol gawang lawan, meski dis sisi lain permainan tim sudah membaik.

BACA JUGA: Persija buat Program Latihan Khusus selama Jeda Kompetisi

“Dalam pandangan saya di tiga pertandingan terakhir, sebenarnya kami mampu mengontrol pertandingan. Kami berhasil menciptakan peluang, tetapi yang terus jadi masalah adalah finishing.” kata Divaldo, dikutip dari situs Liga Indonesia Baru.

BACA JUGA  Kilau Renang Artistik: Subandi Anugerahkan Penghargaan Tertinggi untuk Aulia dan Gendhis di Hari Lahir Pancasila

Masalah ini sebenarnya telah tercium sejak turnamen pra musim. Kala itu, Persik cuma mampu mencetak satu gol pada tiga laga yang telah dijalani, dan itu pun juga dari tembakan penalti.

Masalah tersebut kemudian terus berlanjut saat memasuki kompetisi Liga 1 musim 2022-2023. Persik masih tetap kesulitan mencetak gol hingga pekan ke-10 Liga.

Tercatat saat ini Macan Putih baru mampu membobol gawang lawan empat kali. Oleh karena itu, Divaldo Alves ingin mengatasi masalah tersebut agar Persik lebih mudah untuk mendapatkan tiga poin.

BACA JUGA: Peningkatan Fisik Pemain jadi Fokus Persib Selama Jeda Kompetisi

“Jika ditanya kondisi, saya rasa semua pemain pasti sedih karena tim ini tentu sangat ingin meraih hasil positif. Tapi jika kami mampu mencetak gol, tentu semuanya akan lebih baik.” tambah pelatih berusia 44 tahun itu.

BACA JUGA  MAESTRO PEMULIHAN FISIK: Revitalisasi Cedera Molekuler dan Manifestasi Klinis Masase Olahraga Terintegrasi FIKK Unesa

Demi memperbaiki kekurangan tersebut, Persik kini tengah menggelar training center (TC). Pemusatan latihan ini diharapkan bisa memperbaiki kelemahan-kelembutan tersebut.

“TC ini saya harap bisa memperbaiki kekurangan tersebut. Saya juga berharap selain fokus di pembenahan taktik dan strategi, tapi saya juga memang menitikberatkan peningkatan pemain dari aspek fisik.” tutup pelatih asal Portugal itu.

(*) Edwin Fatahuddin

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.