Gelagat yang terlihat selama ini menunjukkan bahwa Anies Baswedan bukan suksesor yang dikehendaki Jokowi. Ganjar Pranowo atau Prabowo Subianto terlihat sebagai kandidat yang lebih disukai Jokowi. Karena itu Prabowo sudah menempatkan diri sebagai anak buah yang patuh kepada Jokowi.
Prabowo berharap akan mendapat tuah dari Jokowi. Banyak yang memperkirakan bahwa ‘’Jokowi Effect’’ akan menjadi faktor pemenang penting dalam perhelatan pilpres 2024. Karena itu banyak yang berharap untuk mendapatkan tuah dan berkah ‘’Jokowi Effect’’ itu.
BACA JUGA: Raja Charles
Ganjar Pranowo masih malu-malu dan belum jelas masa depannya. Nasib Ganjar sebagai petugas partai benar-benar bergantung pada Megawati Soekarnoputri sang empunya partai. Anies Baswedan bukan petugas partai dan tidak punya partai. Hal itu bisa menjadi kerugian bagi Anies. Tapi, sebaliknya, hal itu bisa menjadi keuntungan bagi Anies, karena dia berstatus free transfer, dia bisa melakukan negosiasi politik dengan partai mana saja.
Tentu saja, sudah ada Partai Nasdem yang, kabarnya, siap menjadi poros koalisi bersama PKS (Partai Keadilan Sosial) dan Partai Demokrat untuk mengusung Anies.
Kalau siklus 10 tahun politik Indonesia berulang, maka era baru akan segera lahir menandai berakhirnya era Jokowi. (*)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi