Sidoarjo – Bus Transjatim yang di launching Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, 19 Agustus 2022 lalu, dinilai belum efektif lantaran belum terkoneksi dengan moda transportasi antar Kelurahan dan Desa.
Pengamat Kebijakan Publik, Bambang Haryo Soekartono menilai bus transjatim, seharusnya berada di terminal tipe B, dimana transportasi tersebut berfungsi sebagai Hub/utama demikian juga terminalnya sebagai terminal hub/utama yang saat ini terminal Bus Trans Jatim sampai ke terminal C.
“Ini yang menyebabkan perjalanan menjadi terlalu jauh dan tidak efektif, harusnya diintegrasikan dengan transportasi antar Kecamatan untuk menuju ke terminal tipe C, yang kita harapkan semua Kecamatan secara merata bisa mendapatkan kendaraan publik yang akan diintegrasikan dengan kendaraan publik antar Desa”Kata pemilik sapaan akrab BHS, usai meninjau Bus Transjatim di Terminal Porong, Sidoarjo baru-baru ini.
Diharapkan anggota DPR-RI periode 2014-2019, Bus antar Kabupaten/Kota bisa dioperasikan Bus yang ukurannya lebih besar, jangan Bus ukuran kecil. Saat ini saja sudah overload, apalagi bila saat – saat peak time (waktu puncak) pasti banyak masyarakat yang tidak bisa tertampung di Bus Trans Jatim tersebut.
“Dengan adanya konektivitas transportasi antar Kabupaten dengan transportasi antar Kecamatan dan transportasi antar Desa, maka konektivitas tersebut bisa membantu masyarakat untuk mendapatkan transportasi publik secara merata sampai ke pelosok Kabupaten” Tutup BHS
Sekedar diketahui, Sebanyak 22 armada bus Transjatim beroperasi di wilayah Sidoarjo, Surabaya dan gresik. Bus ini bertarif Rp5.000 untuk umum, Pelajar/Santri Rp2.500, dan berkapasitas 40 penumpang, dengan 20 seat.
Bus Trans Jatim koridor I ini beroperasi melewati Terminal Porong Sidoarjo, Terminal Purabaya di Sidorjo, berakhir di Terminal Bunder Gresik, dan sebaliknya.
Armada bus berwarna hijau ini juga sudah dilengkapi dengan pembayaran cashless untuk efektivitas transaksinya. Meski sudah dilengkapi dengan teknologi modern, transportasi publik ini juga masih menyediakan sistem pembayaran manual bagi yang belum terbiasa.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi