Lakon sentral drakor ini adalah Pinangki yang menjadi kunci dan mahkota kasus ini. Di persidangan Pinangki tampil berhijab, mengundang komen nyinyir netizen.
Maklumlah. Sekarang banyak orang yang memonopoli hidayah dan merasa dirinya agen tunggal hidayah seperti agen pulsa atau elpiji. Mereka lupa bahwa agen tunggal hidayah adalah Allah Yang Mahakuasa, lewat jalan apa pun.
BACA JUGA: Politik Kuda
Tapi, kasus Pinangki menunjukkan bahwa hidayah untuk berhijab datang dari upaya untuk memainkan drakor seolah-olah insaf dan menyesali kesalahan. Nyatanya, selesai sidang dan putusan ringan hijab pun melayang.
Ada lagi seorang anggota Polri wanita atau polwan, digosipkan mempunyai hubungan spesial dengan Ferdy Sambo. Sang polwan cantik–begitu sebutan yang diberikan oleh penasihat hukum Kamarudin Simanjuntak–disebut-sebut sebagai istri simpanan. Ternyata para elite kita tidak hanya pintar menyimpan uang ratusan miliar di bunker, tapi juga lihai menyimpan perempuan cantik sebagai istri.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi