NEW YORK-KEMPALAN: Sebagai petenis nomor satu dunia saat ini, Iga Swiatek belum merajai di ajang-ajang Grand Slam. Sepanjang karier tenisnya, Swiatek hanya bisa memenangi French Open. Dia bahkan mampu melakukannya sebanyak dua kali. Yaitu pada edisi 2020 dan 2022.
Tahun ini, Swiatek membuka peluangnya untuk memenangi Grand Slam lainnya selain French Open. Itu setelah dia sukses menembus babak final US Open 2022. Sukses Swiatek tersebut didapatkan setelah mengalahkan petenis Belarusia Aryna Sabalenka 3-6, 6-1, 6-4, Jumat (9/9).
BACA JUGA: Iga Swiatek Bisa Selevel Serena Williams
Dalam babak final US Open yang berlangsung di Arthur Ashe Stadium, Flushing Meadows-Corona Park, Queens, New York, Minggu dini hari WIB (11/9), Swiatek sudah ditunggu petenis finalis Wimbledon 2022 dari Tunisia Ons Jabeur.
Jabeur melangkah ke final setelah mengandaskan langkah petenis putri Prancis Caroline Garcia hanya di dalam dua set langsung. Jabeur menang 6-1, 6-3.
Dikutip dari laman resmi WTA, Swiatek sudah memperkirakan upayanya memenangi US Open kali ini tak mudah. ’’Dia (Jabeur) memiliki gaya permainan yang berbeda dibandingkan petenis-petenis kebanyakan. Dia punya sentuhan yang bagus, dengan kelebihan itu dia pun akan menjadi lawan yang tangguh,’’ sebut petenis berkebangsaan Polandia itu.
Ini yang jadi keunikan final US Open sebagai penutup Grand Slam pada 2022. Juara French Open bersua runner up Wimbledon. Swiatek menilai energinya untuk memenangi pertandingan saat ini sedang bagus-bagusnya di saat ini. Meski begitu, dia tidak mau terbebani dengan status dirinya sebagai petenis nomor satu dunia. ’’Saya akan bermain lepas,’’ timpal Swiatek.
Terlepas dari itu, siapapun pemenangnya baik Swiatek ataupun Jabeur akan tercatat dalam sejarah di US Open. Keduanya akan jadi juara baru ajang turnamen tenis tersebut. Persis seperti saat Emma Raducanu memenanginya pada tahun lalu.
Selain itu, Jabeur pun bisa menjadi petenis berdarah Arab pertama yang memenangi US Open sepanjang sejarah turnamen tersebut. Akan tetapi, rekam jejak Swiatek ketika bisa melangkah ke final disebut Jabeur akan jadi penentunya. ’’Iga tidak pernah kalah dalam partai final. Jadi, ini yang akan membuatnya bisa menyulitkanku,’’ ungkap Jabeur dalam laman resmi US Open. (Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi