Minggu, 19 April 2026, pukul : 19:00 WIB
Surabaya
--°C

Sudah Lebihi ISG Baku 2017, Indonesia Masih Haus Medali Lagi

KONYA-KEMPALAN: Perjuangan kontingen Indonesia dalam ajang Islamic Solidarity Games (ISG) 2021 yang berlangsung di Konya, Turki, masih berlanjut.

Senin ini, Merah Putih berpotensi menambah kembali raihan medali dari beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan, di antaranya angkat besi dan renang.

BACA JUGAPerjuangan Indonesia di ISG 2021 Dibuka Dengan Dua Medali

Hingga Senin pagi WIB (15/8), kontingen Indonesia sudah menempati ranking 6 klasemen pengumpulan medali ISG 2021 dengan raihan 12 medali emas, 9 perak, 12 perunggu.

Capaian saat ini jauh lebih baik dibandingkan perolehan di edisi ISG sebelumnya, Baku 2017 kala Tim Indonesia menutup perjuangan di ranking 8 dengan 6 emas, 29 perak, 23 perunggu.

“Hari ini (Senin) tepat tujuh hari setelah pembukaan ISG dan Alhamdullillah Tim Indonesia sampai saat ini mampu memperbaiki peringkat dibanding penyelenggaraan sebelumnya di Baku 2017,” kata Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia untuk ISG Rafiq Hakim Radinal.

“Insya Allah posisi ini bisa kami jaga karena masih ada potensi-potensi medali Tim Indonesia. Contohnya hari ini, berdasarkan analisa Komisi Sport Development NOC Indonesia, kita bisa mendapat tambahan medali lagi dari cabor angkat besi dan renang,” sambung Rafiq.

Kontingen renang Indonesia dalam ajang ISG 2021 di Konya, Turki. (Foto: NOC Indonesia)

Sebagai informasi, angkat besi tampil luar biasa di ISG dengan menjadi cabang olahraga yang mendominasi perolehan medali untuk Tim Indonesia, yakni 12 emas, 7 perak, 7 perunggu.

Angka ini masih berpotensi bertambah lagi karena lifter putri Nurul Akmal masih akan bertanding di kelas +87kg pada sore hari waktu setempat atau Senin malam WIB.

“Nurul salah satu atlet yang potensial mendapat medali. Selain itu perenang putri Izzy Dwifaiya juga memiliki potensi yang sama di kelas 1500m gaya bebas putri, begitu juga ada beberapa atlet kita yang lain. Mari kita doakan bersama semoga mereka bisa mengharumkan perjuangan Merah Putih di ISG di tengah rivalitas yang cukup sengit di sini,” pungkas Rafiq. (NOC Indonesia, Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.