TOKYO–KEMPALAN: Selain bertemu dengan Gubernur Tokyo Yuriko Koike, pihak Japan International Cooperation Agency (JICA), dan mengisi seminar di tiga tempat yang digelar The Sasakawa Peace Foundation, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga bertemu dengan Duta Besar Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi dalam lawatannya ke negeri matahari terbit tersebut.
“Bersama Bapak Heri Akhmadi, Dubes Indonesia untuk Jepang,” tulis Anies dalam postingannya.
Anies menjelaskan Heri Akhmadi merupakan adalah salah satu tokoh gerakan mahasiswa dan pernah menjadi Ketua Dewan Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) di era akhir 1970-an.
“Pengalamannya amat banyak. Luas jaringan di bidang pendidikan dan riset,” jelas Anies menambahkan.
Bahkan menurut Anies, Heri Akhmadi adalah salah seorang yang amat berjasa menjembatani hubungan riset sosial antara Indonesia dan Jepang.
“Dari kerjasama itulah cikal bakal pada bermunculannya lembaga-lembaga survei di masa demokrasi di Indonesia,” tutupnya.
Heri Ahmadi memang merupakan tokoh mahasiswa pada zamannya. Ketua Umum Dewan Mahasiswa ITB 1977-1978 ini bahkan pernah dipenjara selama lebih dari setahun karena menentang Pemerintahan Orde Baru.
Bersama sejumlah tokoh LSM, pada tahun 1966 Jebolan School of International Study, American University Washington ini kemudian mendukung Megawati Soekarnoputri yang ketika itu digulingkan dari kursi Ketua Umum PDI oleh kelompok Soerjadi.
Dalam perjalanannya, setelah reformasi tokoh asal Ponorogo, Jawa Timur, ini kemudian menjadi anggota DPR RI selama tiga periode 1999-2004, 2004-2009 dan 2009-2014 dari PDI Perjuangan.
Sementara keterkaitannya dengan lembaga survei seperti disinggung Anies, tampaknya tidak lepas dari keaktifannya di Yayasan Pengembangan Demokrasi Indonesia (YPDI).
Seperti dikutip dari situs www.lsi.or.id, dijelaskan bahwa Lembaga Survei Indonesia (LSI) dibentuk oleh YPDI pada bulan Agustus 2003. Di situs resmi LSI tersebut dicantumkan, Heri Akhmad merupakan anggota Dewan Pembina YPDI.
Anies sendiri sekembalinya ke Indonesia pada penghujung tahun 2005, sepulang dari Amerika Serikat pasca menyelesaikan studi S2 di University of Maryland, School of Public Policy, College Park dan S3 di Northern Illinois University, Department of Political Science, pernah juga di LSI.
Ketua Senat Mahasiswa UGM 1992-1993 ini menjadi Peneliti Utama LSI.
Dalam perjalanannya kemudian Anies menjadi national advisor di Partnership for Governance Reform in Indonesia (Kemitraan), lalu menjabat Rektor Universitas Paramadina, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dan saat ini selaku Gubernur DKI Jakarta. (kba)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi