BALI-KEMPALAN: Pelatih Bali United, Stefano Cugurra mengatakan bahwa gol bunuh diri dan kurang disiplinnya pemain saat bertahan menjadi penyebab kekalahan Bali United saat menghadapi Arema.
Bali United gagal meraih kemenangan saat menjamu Arema FC di pekan keempat Liga 1 musim 2022-2023.
Klub berjuluk Serdadu Tridatu itu gagal memetik poin usai ditekuk oleh Arema dengan skor tipis 2-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Sabtu (13/8) malam WIB.
BACA JUGA: Selain Golnya, Ini Kemampuan Haaland yang Disukai Guardiola
Dua gol Arema FC dicetak lewat aksi Abel Camara (22’) dan satu gol bunuh diri Ricky Fajrin (85’). Sementara Bali United hanya mampu membalas sekali lewat satu gol Privat Mbarga di menit ke-28.
Usai pertandingan, Pelatih Bali United Stefano Cugurra mengatakan bahwa gol bunuh diri adalah penyebab utama kekalahan anak asuhnya saat melawan Arema.
“Ketika kita menang lawan Arema (di pertemuan terakhir musim lalu) juga (ada) satu gol bunuh diri, hari ini kita juga bunuh diri Ricky Fajrin yang bermain sangat-sangat bagus. Ini hadiah beruntung di klub Arema.” kata pelatih asal Brazil itu.
BACA JUGA: Ujian Berat Arema di Pekan Keempat Liga 1
Stefano Cugurra juga menambah bahwa kurang disiplinnya anak asuhnya saat melakukan marking ke pemain Arema juga menjadi faktor lain penyebab kekalahan Serdadu Tridatu.
“Dua gol dari mereka harus kita bisa marking lebih bagus, bukan bola dari Ricky, saya sudah bilang kasih sama dia, sebelum yang bola di sana, harus marking lebih bagus lagi.” tambah pelatih berusia 48 tahun itu.
(*) Edwin Fatahuddin

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi