Jumat, 8 Mei 2026, pukul : 05:33 WIB
Surabaya
--°C

Ini Penyebab Kekalahan Persebaya Menurut Aji Santoso

SURABAYA-KEMPALAN: Pelatih Persebaya Aji Santoso mengungkap bahwa penyebab kekalahan Bajul Ijo di laga melawan Bhayangkara adalah karena pelanggaran tak perlu yang dilakukan oleh anak asuhnya sendiri.

Persebaya mengalami kekalahan tipis 1-0 saat bertamu ke kandang Bhayangkara FC di Stadion Wibawa Mukti pada hari Minggu (⅞) malam WIB.

Satu-satunya gol pada laga tersebut dicetak oleh Wahyu Subo Seto di menit ke-59. Lewat situs tendangan bebas, Muhammad Hargianto mengirimkan umpan yang berhasil disambut oleh Wahyu Subo Seto menjadi gol.

Tidak ada pemain Persebaya yang menjaga Subo Seto sehingga bola mampu dengan mudah masuk ke gawang Persebaya. Gol, skor 1-0 untuk keunggulan Bhayangkara bertahan hingga akhir laga.

Usai laga, Pelatih Persebaya Aji Santoso sangat menyayangkan pelanggaran yang dilakukan anak asuhnya. Kesalahan itu memberikan peluang kepada Bhayangkara untuk mencetak gol lewat skema tendangan bebas.

Padahal, Aji mengaku bahwa dirinya telah memperingatkan anak asuhnya agar tidak melakukan pelanggan yang tidak perlu, terutama di sepertiga akhir lapangan sendiri.

“Sangat disayangkan pemain kami tidak mengantisipasi untuk duel, sebenarnya secara keseluruhan dan permainan tidak ada masalah. Mulai babak pertama kami jauh lebih bagus dari Bhayangkara FC cuman kami kalah saja.” kata Aji Santoso.

“Dari awal sudah saya peringatkan seluruh pemain untuk tidak melakukan pelanggaran di sepertiga pertahanan lawan, itu di babak pertama cukup bagus, tetapi di babak kedua lupa lagi, artinya kita melakukan kesalahan yang tidak perlu.” tambah pelatih berusia 52 tahun itu.

Selain itu, Aji juga menyayangkan buruknya koordinasi para pemain di lini belakang Persebaya yang menyebabkan mereka bisa kebobolan lewat situasi bola mati.

Pelatih berusia 52 tahun itu juga merasa kesal karena anak asuhnya harus menelan kekalahan meski sudah bermain lebih baik selama 90 menit.

“Permainan sepanjang 90 menit bermain bagus, tetapi bermain bagus akan menjadi sia-sia, kalau kita kebobolan dengan cara bola mati.” kata pelatih asal Malang itu.

Aji juga mengungkapkan bahwa cederanya para striker andalan tim menjadi kendala Persebaya untuk mengejar ketertinggalan di babak kedua.

“Memang kendala utama kami tidak ada striker, akhirnya di babak Pertama Januar tidak terlalu berjalan, tidak sesuai harapan, akhirnya saya ganti, menggunakan False Nine. Tujuannya Sho bisa lebih berkembang di situ.” tutup pelatih kepala Persebaya itu.

(*) Edwin Fatahuddin

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.