JAKARTA–KEMPALAN: Panitia Anies Puncak di Rinjani bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kemarin, Kamis, 21 Juli 2022. Mereka menyampaikan berbagai hal terkait kegiatan yang diinisiasi Relawan Anies Baswedan For President Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut.
Karena Anies memberi makna dan perspektif yang sangat baik atas kegiatan mengibarkan Bendera Merah Putih dan bendera bergambar Anies di puncak gunung dengan ketinggian 3.726 meter di atas permukaan laut (mdpl) pada momentum perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2022 mendatang itu.
“Beliau mengibaratkan kita sedang mendaki dalam kegelapan. Kita itu sedang berkarya untuk meraih sesuatu yang kita harapkan. Nanti di sana (setelah berhasil) akan kita lihat matahari. Tapi kalau kita datar-datar saja, diam di sini saja, kita tidak pernah merasakan perjuangan,” beber Nasrudin Arony, Kamis malam.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Bidang Humas Anies FP 24 NTB, Sofia. Sofia juga memaknai secara mendalam atas pentamsilan oleh Gubernur DKI Jakarta tersebut.
“Diumpamakan oleh beliau, kenapa sampai mau ke puncak gunung? Padahal naik ke puncak itu membutuhkan kesiapan mental, pikiran, dan juga fisik. Karena dalam mendaki itu akan menemukan banyak halangan, rintangan, dan lain sebagainya. Kata beliau, seperti itulah kita sekarang. Kita sedang mendaki semua, berjuang untuk sesuatu yang kita cita-citakan,” ungkap Sofia.
“Penjelasannya padat, berisi tapi bermakna,” sambungnya lagi.
Meski demikian, panitia tidak mengundang Anies untuk menyemarakkan kegiatan tersebut. Karena mereka tidak mau mengganggu Anies yang sedang berkonsentrasi melaksanakan tugas-tugasnya sebagai pemimpin Jakarta.
Apalagi kegiatan ini murni diinisiasi dan dilaksanakan oleh para relawan sendiri sebagai bentuk dukungan kepada Anies untuk maju pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang.
“Kita tahu bahwa beliau sedang dalam tugas, masih sebagai Gubernur DKI Jakarta,” jelas Sofia.
Namun, Nasruddin menambahkan, pihaknya memang bermaksud mengundang Anies namun setelah purna jabatan Oktober mendatang. Mereka berharap kehadiran Anies dalam acara deklarasi akbar masyarakat NTB yang akan dihadiri 48 tuan guru se-NTB.
“Ini gagasan dari Tuan Guru Fakhrur Rozi yang saat ini masih di Makkah,” tandasnya. (kba)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi