Kamis, 28 Mei 2026, pukul : 07:48 WIB
Surabaya
--°C

Kuda Troya KIB

KEMPALAN: MENARIK melihat perkembangan politik menjelang pelaksanaan pilpres 2024. Munculnya Koalisi-koalisi setidaknya mengindikasikan bahwa menenangkan pemilu 2024 adalah sebuah keharusan.

Setidaknya hari ini koalisi yang sudah terbentuk adalah Koalisi Indonesia Bersatu yang dinakhodai oleh tiga ketua umum partai PPP, PAN dan Golkar yang ketiga – ketiga ketua umumnya adalah pembantu presiden.

Disinilah menariknya koalisi ini, karena sebagai pembantu presiden tidak mungkin presiden membiarkan koalisi ini terbentuk jika tidak sevisi dengan apa yang diinginkannya.

Sehingga membaca koalisi ini harus dibangun atas pertanyaan akankah koalisi ini menjadi koalisi yang tidak sejalan dengan apa yang dimaui oleh presiden, ataukah koalisi akan menjadi koalisi jalan tengah antara kemauan presiden dengan oposisi ataukah koalisi ini akan menjadi sekoci baru presiden untuk melanjutkan “proyek proyek” yang sudah terlanjur dijalankan.

BACA JUGA  Pangdam Brawijaya Cek Lokasi Yonif Tempur dan Jembatan Perintis Garuda: Benteng Ekonomi Rakyat di Ponorogo

BACA JUGA: Anies Hadir Tepat Waktu Disaat Terjadi Kegersangan Integrita

Sebagai bagian dari koalaisi pendukung pemerintah nampaknya agak susah kalau ketiga partai itu akan jadi oposisi terhadap pemerintahan yang sekarang. Karena ketiga partai itu tidak semua punya pengalaman untuk menjadi oposisi. PAN mungkin sedikit pengalaman, namun seiring dengan merapatnya Zulkifli Hasan, ketua umum, semakin menegaskan bahwa arah koalisi ini mempersiapkan kemungkinan kemungkinan baru bila kelak calon yang didukung oleh presiden tidak direstui oleh partai dimana presiden berasal. Presiden jelas punya kepentingan bahwa proyek proyek yang sudah dicanangkan harus tetap berjalan dengan skema yang sudah disepakati dengan pemodal.

Kemungkinan kedua juga sangat mungkin terjadi, koalisi ini menjadi jalan tengah sebagaimana yang dilakukan oleh Nasdem dengan memunculkan nama Anies Baswedan yang dianggap sebagai calon yang didukung oleh oposisi, Ganjar Pranowo calon yang didukung oleh Presiden dan istana dan Andika Perkasa dari TNI. Arah kedua akan terjadi kombinasi pasangan antara capres dan cawapres berasal dari oposisi dan yang didukung oleh istana.

BACA JUGA  Salah, Air Mata Raja Mesir
forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.