KAIRO-KEMPALAN: Pemimpin Al-Qaeda pada saat ini, yaitu Ayman Al-Zawahiri telah dibunuh oleh pihak CIA di Kabul, Afghanistan. Kematian dirinya merupakan salah satu peristiwa ‘Penting’ bagi penanganan kelompok teroris tersebut.
Namun, yang menjadi pertanyaan selanjutnya bagi dunia internasional adalah, siapa yang akan menggantikan Al-Zawahiri sebagai pemimpin Al-Qaeda?
Terdapat beberapa nama yang dianggap mampu dan potensial untuk mengambil alih kelompok teroris tersebut.
- Saif Al-Adel

Ia adalah sosok yang misterius dan hampir tidak pernah muncul ke publik.
Namun, ia pernah menjadi bagian dari pasukan Spesial Mesir—yang juga memiliki pangkat tinggi di Al-Qaeda.
Pihak AS juga sudah mulai mencari dirinya sejak ia terlibat dalam percobaan pembunuhan Anwar Sadat pada tahun 1981—hingga akhinya kabur tahun 1988 ke Afghanistan untuk membantu mengusir Uni Soviet.
Ia menjadi salah satu pemimpin tinggi di Al-Qaeda—dan seringkali disebut sebagai ‘Pemimpin Peringkat Tiga’.
Ia juga ikut serta banyak dalam merencanakan bom teror di Kedubes AS di Kenya dan Tanzania.
Pada tahun 2004, buku hariannya berhasil ditemukan ketika AS menyisir perumahannya di Arab Saudi. Dari buku tersebut ditemukan bahwa peranannya di Al-Qaeda selama ini adalah menjadi pelatih, pimpinan militer dan juga bagian ajudan dari Osama bin Laden.
- Yezid Mubarok

Yezid Mubarok, atau seringkali dikenal dengan nama Abu Ubaydah Yusuf Al-Anabi merupakan seorang pemimpin Al-Qaeda di kawasan Maghreb (Afrika Utara).
Ia merupakan seorang warga negara Aljazair dan telah aktif melakukan teror kepada Prancis sejak tahun 2013.
Ia bahkan juga dikatakan terlibat dalam pemberontakan di Mali.
Pria yang pada saat ini berumur 53 tahun merupakan seorang mantan pejuang dari Perang Sipil antara Pemerintah Aljazair dengan Kekuatan Islam pada tahun 1990-an.
Sebagai pemimpin Al-Qaeda di kawasan Maghreb, ia kemudian memanfaatkannya untuk seringkali menculik warga Barat dan merencanakan serangan ke Prancis.
Namun melansir dari France24, disebutkan bahwa Mubarok pada saat ini sedang berada dalam keadaan penyakit parah.
- Abdul Rahman Al-Maghrebi

Abdul merupakan seorang warga negara Moroko yang hingga saat ini masih menjadi buronan FBI karena memiliki kaitan yang erat dalam semua gerak-gerik Al-Qaeda.
Disebutkan bahwa ia merupakan seseorang yang sempat belajar Programming Software di Jerman sebelum akhirnya pindah ke Afghanistan.
Ia kemudian dipercaya memegang semua urusan media Al-Qaeda.
Dalam beberapa dokumen yang dikumpulkan oleh CIA dan FBI, disebutkan bahwa Abdul merupakan sosok ‘Tenar’ di Al-Qaeda selama beberapa tahun belakangan.
Ia bahkan dipercaya menjadi pengurus Al-Qaeda di Afghanistan dan Pakistan.
Dengan melihat adanya tiga nama potensial ini, apakah Al-Qaeda akan bangkit kembali meneror dunia? Atau akan tenggelam bersama dengan sejarah buruknya?
(France24/CNN, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi