Kesaksian Putri Jadi Tumpuan Kasus Yosua

waktu baca 3 menit
Kolase kempalan.com

KEMPALAN: Kasus Yosua, kata Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik, tidak gampang diurai. “Yang bilang gampang, berarti ia tidak tahu persoalan,” ujarnya ke pers, Selasa, 2 Agustus 2022. Terus, bagaimana?

***

MENURUT Taufan, faktor menyulitkan pengurai kasus ini ada dua:

1) CCTV di lokasi tembak-menembak, sudah dinyatakan Polri, rusak sejak dua pekan sebelum kejadian tembak-menembak.

2) Kesaksian Putri Candrawathi, isteri Irjen Ferdy Sambo, kepada Komnas HAM, belum bisa dilakukan, sampai Selasa, 2 Agustus 2022.

Taufan Damanik: “Seluruh peristiwa ini titik krusialnya, titik tumpunya, ada di Ibu Putri yang bisa menjawab. Apakah ada tembak-menembak? Siapa yang melakukannya? Pelecehan seksual itu, benar ada atau tidak? Saya kira itu.”

Sedangkan, Putri kini sedang didampingi tim psikolog. Karena Putri masih terkejut. Dia tidak bisa ditemui pihak-pihak pemeriksa: Komnas HAM dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Jadinya, Komnas HAM merasa kesulitan mengurai.

Tapi, Putri sudah melapor ke Polres Jakarta Selatan. Pada Sabtu, 9 Juli 2022, atau sehari setelah kejadian tembak-menembak itu.

BACA JUGA: Otopsi Yosua Jadi Anti-klimaks

Putri, waktu itu melapor sebagai korban pencabulan dan penodongan pistol ke kepala oleh Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, atau sopir Putri sendiri, yang sudah meninggal sehari sebelumnya.

Setelah laporan tersebut, Putri tidak pernah dimintai keterangan oleh pihak mana pun. Karena, disebutkan dia masih shock berat.

Taufan: “Dugaan pelecehan seksual, yang ada siapa? Hanya Ibu Putri yang bisa memberikan keterangan. Itu pun kami belum ketemu dia. Karena, masa psikologis dengan LPSK juga belum menyelesaikan prosedurnya.”

Maksudnya, Putri belum bisa bertemu dengan pihak LPSK. Setelah dia bertemu LPSK, baru-lah dipanggil Komnas HAM, dimintai keterangan.

Taufan: “Maka, bagaimana kami menyimpulkannya? Belum bisa. Apakah itu (pelecehan seksual Yosua terhadap Putri) benar terjadi, atau tidak.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *