JAKARTA–KEMPALAN: Aplikasi pendataan keluarga terpadu atau “Carik Jakarta” merupakan pusat data unit keluarga dan rumah yang dilakukan oleh penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) diseluruh wilayah Jakarta.
Kata ‘Carik’ diambil dari istilah Jawa yang artinya ‘juru tulis’. Hal ini mencerminkan tugas kader PKK atau Dasawisma sebagai pendata yang menjadi ujung tombak kolaborasi pengumpulan data terpusat ini.
Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2019 Pemprov DKI Jakarta telah berkolaborasi dengan TP PKK DKI Jakarta, melibatkan 3.541 TP PKK hingga kelurahan, dan 76.114 kader Dasawisma, dalam hal ini, kader Dasawisma merupakan bagian dari kader PKK, untuk mengolah data di tingkat rumah tangga menggunakan aplikasi digital ‘CARIK JAKARTA’.
Saat itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka peluncuran Carik Jakarta di Gedung Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa 30 Juli 2019.
Salah satu tugasnya yakni Pendataan, di mana pendataan dilakukan dalam satu pintu dan juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sinkronisasi dan integrasi data seluruh keluarga di Jakarta.
“Seperti pada tahun 2021, telah dilakukan pendataan kepada 1,6 juta bangunan, 1,8 juta Kepala Rumah Tangga, 2,6 juta keluarga dan 8,8 juta individu secara de facto yang dilengkapi nama, alamat, data profil keluarga lengkap dengan berbagai macam status sosial masyarakat, kesehatan, hingga foto bangunan,” berdasarkan ppid.jakarta.go.id seperti dikutip Minggu 17 Juli 2022.
Adapun data tersebut nantinya dimanfaatkan oleh berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta untuk pemadanan data di berbagai program pemerintah, di antaranya program bantuan sosial, perumahan, pendidikan, potensi kerawanan bencana, serta bahan penelitian oleh institusi pendidikan.
Sebagai dukungan penyediaan layanan kesejahteraan keluarga secara digital, Pemprov DKI Jakarta juga tengah mengembangkan layanan masyarakat yang terdiri atas sarana-prasarana fisik serta berbasis digital yang bernama Pusat Pelayanan Keluarga (PUSPA).
“Layanan tersebut nantinya dapat dimanfaatkan sebagai pusat informasi dan koordinasi penyelenggaraan kesehatan serta ketahanan keluarga satu pintu.”
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar kegiatan bertajuk ‘Jakarta Menyapa’ bersama Kader Tim Penggerak (TP) PKK DKI Jakarta di Jakarta International Stadium ( JIS ), Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu 16 Juli 2022. Dalam kegiatan tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi peran para kader PKK yang selama ini ikut andil dalam menjaga kesejahteraan warga.
“Kami memberikan apresiasi kepada ibu-ibu semua yang hadir. Karena, selama ini ikut menjaga dan melindungi warga Jakarta di komplek atau kampung. Para kader juga yang selama ini kerjanya tak terlihat, tapi dampaknya terasa, sehingga kesejahteraan warga di Jakarta menjadi terbantu, serta menimbulkan rasa kesetaraan,” ujar Anies Sabtu 16 Juli 2022.
Kegiatan yang diikuti puluhan ribu anggota PKK se Jakarta tetap menerapkan protokol kesehatan, para kader yang hadir dalam kondisi sehat, dan sudah melakukan vaksinasi Covid-19. Untuk menunjang kegiatan ini, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengerahkan tim medis, tenda kesehatan, dan booth vaksinasi booster.
Lalu, Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar JIS agar tidak terjadi kemacetan untuk kendaraan menuju dan keluar dari JIS, mengerahkan 180 unit bus Transjakarta, bus sekolah dan bus BPAD, hingga menyediakan kantong parkir beserta shuttle bus dari kantong parkir menuju JIS.(kba)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi