Komentator Spesialis
Warga di Srilangka, boleh jadi yang punya duit untuk beli BBM atau kebutuhan pokok banyak. Hanya barangnya langka, karena untuk impor tidak punya valas, tidak ada jaminan LC. Kalau dibalik, artinya ini kesempatan buat kita untuk ekspor BBM dan bahan makanan ke sana. Harusnya pemerintah Srilangka negonya ke perusahaan swasta asing. Kasih mereka kemudahan berdagang. Kalau perlu kasih fasilitas dan karpet mereka. Undang mereka untuk datang : plis inves in mai kontri. Boleh dicoba cara cara jitu si nganu. Walaupun berakhir ngeprank.
JIM vsp
Judul lagunya “SRI” Ndang Balioooo … Srii….., Ndang Baliooo…., Pamitmu neng Pasar Tuku Trasi, Ra Bali-Bali…., Ndang Baliooo… Sriiii……
Ibnu Shonnan
Alhamdulillah.. Saat mengikuti perkembangan negara-negara miskin dan gagal urus. Kita selayaknya banyak bersyukur. Meskipun masih ada kekurangan. Tapi, tidak baik menutup kebaikan dan kelebihan yang ada di negara kita ini.
Atra kosmetik
Jadi inget, hiroshima Nagasaki hancur karena di kasih Bom. Sekarang Srilanka hancur karena di kasih Bon. Beda 1 huruf. Jangan suka Ngebon kata yg punya warung
Rifki Athalla
Monggo para pemimpin, ambil hikmah kebangkrutan Srilanka ini.Jangan sok sok an mampu ngurusi negara. Tetap rendah hati. Ingat pepatah Jawa “Bisao rumongso- Ojo rumungso bisa. Kalau saya hanya bisa berdoa.
Dacoll Bns
Gampangnya, tinggal dilihat saja indikator utama-nya, kalau negara dibilang bangkrut tapi pejabatnya masih hidup berkecukupan, atau malah bermewah- mewah, sedangkan rakyat kelaparan, sudah pasti KKN merajalela… Simple, gampang , tidak bertele- tele… Cuma tinggal lembaga penegak hukumnya saja sekarang, apakah bersedia bergerak atau pilih tutup mata, bekerjasama dengan pejabatnya sekalian mencari cuan di atas penderitaan rakyatnya …

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi