YOGYAKARTA–KEMPALAN: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lahir di Kuningan, Jawa Barat dan dibesarkan di Yogyakarta. Sejak usia dini hingga kuliah mengenyam pendidikan di Kota Pelajar Yogyakarta ini.
Banyak kenangan teman-teman semasa sekolahnya, salah satunya saat di bangku SMAN 2 Yogyakarta. Hal-hal unik yang kerap dilakukan Anies Baswedan masih membekas dalam diri teman-temannya.
Sjamsiar Agustin, seorang teman akrab Anies Baswedan di SMAN 2 Yogyakarta. Bahkan mengenalnya sebelum Anies masuk di sekolah negeri yang beralamat di Jalan Bener Nomor 30 Bener, Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta ini.
“Sejak kecil saya sering diajak eyang sowan ke rumah ke Eyang Abdurrahman Baswedan di Taman Juwono. Dari situ saya tahu, Anies wayah (cucu) Eyang Baswedan,” katanya di Yogyakarta, Senin, 27 Juni 2022.
Perempuan yang akrab disapa Titin ini semakin akrab dengan Anies saat sama-sama mengenyam pendidikan di SMAN 2 Yogyakarta. “Yang satu angkatan dengan Anies itu suaminya saya. Namun karena Anies ikut AFS (pertukaran pelajar di Amerika Serikat), jadi seangkatan di kelas 3, lulusnya bareng,” ungkapnya.
Titin menuturkan, saat Anies Baswedan menjabat Ketua OSIS, dirinya menjabat sebagai wakil sekretaris. “Kami berada dalam satu organisasi OSIS. Banyak hal unik Anies, baik saat di kelas maupun saat berorganisasi,” ungkapnya.
Dia masih ingat betul bagaimana alumni UGM Yogyakarta itu punya kebiasan menyelipkan pensil atau pulpen di antara telinga. “Ya itu kebiasan Anies, seperti tukang kayu, menyelipkan bolpoin di telinganya. Jadi kadang dia pinjam pada teman di sekitar, karena lupa menaruh pulpennya di mana, padahal diselipkan di telinganya,” terang Titin.
Titin mengatakan, hal itu sudah menjadi kebiasaan Anies. Mungkin karena saking fokusnya mengikuti pelajaran, lalu tanpa sadar menaruh bolpoin di selipan telinga hingga lupa. “Pinjam bolpoinmu Tin, saya jawab lha itu punyamu diselipkan di telinga. Dia pun menjawab, oiya lupa,” kenangnya.
Selain pulpen, kekhasan Anies berupa Vespa berwarna biru muda. Setiap berangkat atau berkegiatan lain di sekolah, Anies selalu menaiki motor kesayangannya ini.
Ketika naik Vespa itu, helm yang dipakai Anies itu-itu saja. Helm berwarna merah tanpa penutup muka atau tedeng. Vespa biru muda dan helm merah tanpa tutup muka ini seperti sudah menjadi ikon mantan Rektor Paramadina itu semasa di SMAN 2 Yogyakarta.
“Anies selalu pakai helm tanpa penutup muka atau tedeng saat naik Vespa biru muda. Itu ciri khasnya Anies. Bahkan dari jarak beberapa ratus meter sudah ketebak kalau itu Anies,” jelasnya.
Sementara itu, rekan Anies lainnya, Muhammad Iqbal, menyebutkan cara Anies memegang bolpoin saat menulis juga tidak biasa. Biasanya orang menulis dengan posisi bolpoin di antara ibu jari dan jempol.
“Tapi Anies beda, dia menulis dengan posisi bolpoindi antara dua jari dan jempol, di tengah-tengah jari. Ini unik, tapi sekarang seperti sudah seperti orang kebanyakan cara menulisnya,” ujar teman sebangku dengan Anies Baswedan saat kelas III ini. (kba)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi