Sebagaimana yang terjadi di perpolitikan kita di Indonesia, bagaimana oligarki berselingkuh dengan kekuasaan yang kemudian menguasai aset aset negara dan menjarahnya. Dimulai dari memberi bantuan dan pinjaman kepada rakyat atas nama program kerakyatan, yang pada akhirnya rakyat tergantung dan kehilangan daya kritisnya. Disaat yang sama pejabat negara menjalin kerjasama dengan asing atas nama pembangunan, lalu dikucurkannya hutang dengan skema ringan, yang pada akhirnya negara tersandera.
Menumpuknya hutang menjadikan pemerintah dan negara semakin tak berdaya, dan inilah yang membuat para tiran dan Oligarki merajalela. Rakyat menjadi korban dari perbuatan bejat para pejabat.
BACA JUGA: Politik Intoleran
Sejarah perlawanan terhadap oligarki pernah dicontohkan oleh para pejuang kemerdekaan Indonesia.
Ketika Belanda dengan VOC nya menguasai semua sumber daya yang ada, mereka dengan mudah menaklukkan para raja dan menguasainya.
Kesadaran untuk bebas dan melawan mulai tumbuh dikalangan bangsa Indonesia, sebagaimana yang dimunculkan oleh Syarikat Dagang Islam yang kelak menjadi Syarikat Islam.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi