SELANGOR-KEMPALAN: Tim putri Indonesia sudah menjalani dua pertandingan pertama di Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia (BATC) 2022. Rabu (16/2), Gregoria Mariska Tunjung dkk kembali mencatatkan kemenangan.
Di Setia City Convention Centre, Shah Alam, Selangor, Indonesia menghancurkan Kazakhstan dengan skor telak 5-0. Seluruh pebulutangkis wakil Merah Putih mampu mempersembahkan poin kemenangan.
Termasuk di antaranya pebulutangkis tunggal putri Putri Kusuma Wardani. Putri KW, begitulah dia biasa disapa. Pebulutangkis kelahiran Tangerang 19 tahun yang lalu itu dapat menunjukkan kembali performa ciamiknya.
Dipasang sebagai tunggal pertama, Putri KW hanya kecolongan 15 poin dalam dua game kontra Aisha Zhumabek. Putri KW menang telak dengan 21-8 21-7. Angka kemenangan tersebut sudah lebih bagus ketimbang saat melawan Hong Kong (15/2).
Ketika itu, Putri KW yang dimainkan sebagai tunggal kedua memang memenangi pertarungan melawan tunggal kedua Hong Kong, Yeung Sum Yee. Tapi, ketika itu dia sampai kehilangan 19 poin. Dengan rincian Putri KW menyumbang poin kemenangan lawan Hong Kong dengan 21-14 21-5.
Dalam keterangan resmi dari PP PBSI, Putri KW menyebut kondisi dan mentalnya sebelum laga jadi penentu hasil akhir. ’’Hari ini saya bermain lebih baik. Lebih nyaman dan tidak tegang lagi seperti ketika kemarin laga pertama melawan Hong Kong,’’ ungkap pebulutangkis berperingkat 74 dunia tersebut.
BACA JUGA: Awali BATC 2022 dengan Sikat Hong Kong, Ini Pebulutangkis Muda yang Bersinar
Selain Putri KW, juga ada Grego (sapaan akrab Gregoria Mariska Tunjung) sebagai senior dalam skuad ini. Saat lawan Kazakhstan ini, Grego dan Stephanie Widjaja disimpan. Sebagai gantinya, tim pelatih pun memutuskan untuk menyimpan Grego dan Stephanie Widjaja untuk tampil dalam duel pemungkas melawan Korsel, Kamis sore (17/2).
’’Saya akan selalu siap andaikan saya diminta untuk bermain melawan Korsel,’’ sambung Putri KW. Itulah tantangan yang sudah menunggu Putri KW di depan pintu gerbang . Sebelumnya, atlet-atlet Korsel lebih dominan performanya atas lawan-lawannya.
Seperti Lee Se-yeon, Kim Joo-eun, Park Min-jeong, Sim Yu-jin, dan Lee Seo-jin. Di antara nama-nama tunggal putri Korsel tersebut, tak satu pun yang dapat memberikan poin kemenangan dengan memberikan poin kurang dari 10 setiap laga kepada lawan. (Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi