JAKARTA-KEMPALAN: IHSG pada penutupan perdagangan sesi I hari Kamis (15/6/2022) mengalami kenaikan dan berada di zona hijau. Hal ini berbanding terbalik dengan rupiah yang hari ini melemah.
Jika dibandingkan dengan IHSG pada penutupan hari sebelumnya yang berada di level 7.007, IHSG pada penutupan sesi I mengalami kenaikan sebesar 113,6 poin atau 1,62 persen dan berada di level 7.120.
Terdapat 148 saham merah, 384 saham hijau, dan 140 saham lainnya stagnan. Jumlah transaksi pada siang ini mencapai dengan total Rp9,9 triliun dengan 18,19 miliar saham volume.
Bank Mandiri (BMRI) merupakan net buy asing tertinggi pada perdagangan sesi I kali ini, yaitu sebesar Rp101,2 miliar. BMRI berada di level Rp8.425 per saham dan menguat 1,5 persen. Lalu, Bank Central Asia (BBCA) mencatat net buy sebesar Rp81 miliar ke level Rp7.550 per saham atau melonjak sebesar 3,07 persen.
Adaro Minerals (ADMR) menempati top gainers pada perdagangan sesi I kali ini yang mengalami lonjakan sebesar 7,8 persen ke level Rp1.995 per saham. Bank Jago (ARTO) juga mengalami penguatan sebesar 6,8 persen berada di level Rp9.725 per saham. Kemudian Perusahaan Gas Negara (PGAS) ke level Rp1.840 per saham atau naik sebesar 7,2 persen.
Lalu Temas (TMAS) menempati posisi top losers dengan anjlok sebesar 4,7 persen di level Rp2.390 per saham. Mark Dynamics (MARK) melemah 0,9 persen di level Rp1.080 per saham dan Digital Mediatama Maxima (DMMX) melemah 5,8 persen di level Rp1.700 per saham.
Andri Zakaria Siregar, Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, mengatakan bahwa IHSG secara teknikal berpeluang mengalami rebound. Ini bisa dilihat dari kondisi yang mendekati oversold dan candle long legged doji.
“Trend bullish, selama di atas 6.932, berpeluang menuju 7.051-7.160. IHSG closing di bawah 5 day MA (7.064). Indikator MACD netral, Stochastic mendekati oversold. Selama di atas 6.930, berpeluang menuju (sebelumnya target 6.888 – 7.209 gap tercapai) next 7.160/7.257. Range breakout berada di 6.924 – 7.087,” ujar Andri pada Kamis (16/6/2022).
Sedangkan, pada perdagangan hari ini level support support berada di 6.966 atau 6.924 atau 6.886 atau 6.834 dan level resistance berada di level 7.031 atau 7.087 atau 7.117 atau 7.160.
Kemudian, Dennies Christoper Jordan, Analis Artha Sekuritas, mengatakan bahwa candlestick secara teknikal membentuk higher high dan higher low dengan potensi penguatan menguji resistance MA50.
“Investor akan mencerna dampak dari penetapan suku bunga The Fed. Pergerakan dalam negeri masih akan ditopang oleh musim pembagian dividen,” ungkap Jordan. (Kompas/Kontan/Tirto, Arlita Azzahra Addin)
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi