Hadi Tjahjanto sudah mendapatkan reward menjadi menteri agraria sesuai dengan amal kebaikannya kepada Jokowi. Menggeser Sofyan Djalil adalah manuver paling aman di antara pilihan yang ada yang bisa diambil Jokowi. Di antara sekian banyak menteri, Sofyan ialah pemegang rekor menteri terlama dalam kabinet. Sejak era SBY sampai dua periode pemerintahan Jokowi nama Sofyan selalu rajin menongol di jajaran kabinet.
Menggusur Sofyan nyaris tidak memunculkan risiko politik apapun bagi Jokowi. Apalagi rapor Sofyan selama menjadi menteri relatif datar dan tidak ada yang menonjol. Memberi jabatan menteri agraria kepada Hadi Thahjanto adalah pilihan yang aman karena tidak menjarah jatah partai.
BACA JUGA: Lanjutkan
Semula ada spekulasi bahwa Hadi akan menggeser Moeldoko sebagai kepala staf kepresidenan. Manuver politik Moeldoko selama drama rebutan Partai Demokrat membuat Jokowi tidak nyaman. Tetapi, menggeser Moeldoko dari posisinya akan membuat posisi Jokowi lebih tidak nyaman lagi. Karena itu menggeser Sofyan Djalil jauh lebih aman dan nyaman ketimbang menggeser Moeldoko.
Zulkifli Hasan sudah lama mengambil nomor anteran dan dengan sabar menunggu di depan pintu. Berbulan-bulan mengantre akhirnya gilirannya sampai juga. Di bawah kepemimpinan Zulhas Partai Amanat Nasional (PAN) bertransformasi menjadi partai yang paling setia kepada Jokowi.
Ketika memutuskan bergabung dengan koalisi parpol pendukung Jokowi PAN menyatakan bahwa dukungan itu tanpa syarat. Tentu pernyataan ini adalah retorika politik karena tidak akan ada makan siang yang gratis. Zulhas sudah menunjukkan kesetiaan yang tinggi kepada Jokowi. Hal itu dibuktikannya dengan menyingkirkan Amien Rais–mentor dan (bekas) besannya sendiri—dari PAN.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi