Sabtu, 9 Mei 2026, pukul : 09:38 WIB
Surabaya
--°C

Jembatan Merah

Nicko Kurniawan
Titip pesan buat admin disway. Saya buka pakai mozilla firefox banyak iklan bertebaran dan mengganggu membaca berita. Bukannya mementingkan agar berita enak dibaca tetapi seperti melihat iklan dibaliknya ada berita, atau seperti kue lapis 2 baris berita, kemudian iklan, kemudian 2 baris berita, iklan lagi dst nya

DeniK
Ini Amerika,Bung ! Disebut juga wild west land. Penjahatnya bukan kelas clurit ,mereka bergerombol dan berpistol seperti di film coboy. Jadi wajar kalau harus punya senjata. Budaya rakyat Amerika tidak suka Yang namanya kumpul kumpul.tanah mereka ratusan hektar hanya sendirian.

Lukman bin Saleh
Tdk usah jauh2. Suku Komering dan Madura kan juga gitu. Bawa sajam ke mana2. Pun suku2 d Papua yg membawa panah. Tp jangan d samakan dg senpi doong. D mana2 d dunia ini aturan kepemilikan senpi beda dg sajam. Pun d Amerika. Tetp ada aturan khusus. Krn semua sadar dampak dr senpi jauh lebih bahaya dr sajam…

donwori
mirip seperti kearifan lokal warga pulau Madagaskar yang suka bawa celurit kemana-mana. apakah pemerintah berhak melarang? padahal kejadian carok mencarok sudah sering terjadi. di Madagaskar.

Yoga The Iceman
narasi republikan seperti Trump biasanya “good guy harus dipersenjatai untuk melawan bad guy dng senjata”. yg jadi pertanyaan apakah si good guy siap mengorbankan segalanya? si bad guy besar kemungkinan sudah mempersiapkan sebaik mungkin termasuk memakai vest anti-peluru. si good guy agak mustahil mau memakai vest anti-peluru setiap hari. belum kalau si good guy tertembak mati oleh si bad guy tanpa memberi dampak apapun thd situasi, dia sudah meninggalkan keluarga yg dicinta dan hasil usahanya selama dia hidup. resikonya terlalu tinggi, kalau saya jadi good guy di kasus itu, saya ga akan pernah siap, karena kemampuan dan resiko yg dihadapi.

doni wj
Akhirnya masuk, setelah percobaan ke 17.. wkwkwkw.. Untuk urusan demokrasi, teknologi, pendidikan, dan ekonomi, Indonesia harus belajar dari Amerika. Bagaimana jumlah penduduk itu menjadikan Amerika sebagai produsen sekaligus konsumen terbesar (walau disalip Cina) di dunia. Namun (setidaknya) untuk urusan pengurangan dan budaya setiap individu memegang senjata sebagai alat perlindungan diri, Amerika harus belajar dari Indonesia. Ada masa ketika setiap individu dewasa keluar rumah dengan menggunakan senjata. Umumnya keris, badik, belati, atau jenis senjata pendek lainnya. (Kakak ipar Abah Dahlan bahkan sampai kuliah di Jawa masih melakukannya. Karena kebiasaan di daerahnya). Tapi kalau ditanya formulanya, saya tidak tahu. Apakah ada unsur larangan dari pemerintah di era tertentu? Baik era kolonial maupun era pemerintahan paska kemerdekaan?

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.