LONDON-KEMPALAN: Kebiasaan Antonio Conte mendatangkan pemain-pemain dari Liga Italia terus berlanjut sampai musim panas 2022 ini. Ivan Perisic jadi pemain ketiga yang direkrut Spurs dari Liga Italia sepanjang era Conte.
Sebelumnya musim lalu Conte membawa dua pemain Juventus ke Enfield (kamp latihan Spurs). Kedua pemain tersebut antara lain Rodrigo Bentancur dan Dejan Kulusevski. Khusus Kulusevski dia didatangkan dengan status pinjaman.
BACA JUGA: Spurs di Ujung Empat Besar, Begini Ancaman dari Conte
Perisic datang ke Spurs dengan status bebas transfer, alias gratisan. ’’Pemain berpengalaman dari Kroasia akan bergabung dengan klub ini mulai dari 1 Juli mendatang bersaman dengan habisnya durasi kontraknya di Inter Milan,’’ sebut Spurs dalam pernyataan resminya.
’’Dia (Perisic) sudah menyepakati kontrak yang akan berjalan sampai musim panas 2024 nanti,’’ sambung klub dari London Utara tersebut. Bersama The Godfather (julukan Conte), Perisic dapat membawa Nerazzurri (julukan Inter) merengkuh Scudetto musim 2020-2021 lalu.
Musim 2022-2023 nanti, ambisi baru pun ditancapkan kepada Perisic begitu berkumpul kembali dengan Conte pelatihnya. Berbicara dalam laman resmi klub, Koka (sapaan akrab Perisic) sudah mengaku ingin memulai musim pertamanya bersama Conte di Spurs.
BACA JUGA: Conte Ragu Tottenham Bisa Tembus Empat Besar
’’Aku sudah tidak sabar untuk memulainya, untuk berlatih, untuk bertanding di stadion yang menakjubkan seperti ini. Aku rasa aku akan menemukan momen-momen yang indah di sini dan kami dapat melakukan hal-hal yang hebat di sini,’’ harap gelandang serang timnas Kroasia itu.
Perisic mengakui, godaan-godaan Conte-lah yang membawanya datang ke tanah Inggris. Bukan hanya Conte. Peran Direktur Olahraga Spurs Fabio Paratici juga cukup memegang andil. ’’Sejak kali pertama mereka menghubungiku, aku sudah menyatakan diriku siap datang ke sini (Spurs),’’ ungkap Perisic.
Baginya, merapat ke klub Liga Primer Inggris sudah jadi mimpi yang jadi nyata. Ambisi bermain di Liga Primer Inggris pun sudah dia idam-idamkan. Beberapa kali nyaris jadi pemain klub dari Liga Primer Inggris.
’’Sejak 2009, saat aku kali pertama bermain sepak bola profesional di Liga Belgia, beberapa kali aku hampir bisa datang ke Liga Primer Inggris, dan baru kesampaian hari ini (kemarin, Red), aku akhirnya bisa ke Liga Primer Inggris,’’ kenangnya. (Goal, Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi