500 Diplomat Prancis adakan Demonstrasi, Protes Kebijakan Macron

waktu baca 1 menit
Ilustrasi Diplomat Prancis-Free Beacon

PARIS-KEMPALAN: Diplomat-diplomat Prancis mengadakan demonstrasi pertama kalinya sejak dua dekade terakhir dengan tujuan untuk memprotes kebijakan Presiden Prancis yaitu Macron.

Aksi demonstrasi tersebut dihadiri oleh 500 diplomat Prancis.

Diplomat senior dan duta besar Prancis telah memulai isu di media sosial yang kemudian mendapatkan banyak dukungan dari diplomat-diplomat yang ada.

Aksi demonstrasi tersebut datang karena Presiden Macron—yang pada saat ini memegang presidensi Uni Eropa hingga akhir Juni dan memiliki tujuan untuk menjadi pemimpin yang ‘Kuat’ dalam menanggapi isu Ukraina-Rusia.

Tetapi, apa yang dilakukan Presiden Macron dianggap melemahkan posisi diplomat dengan adanya reformasi sistem di Kementerian Luar Negeri.

Diplomat-diplomat tersebut kemudian berkumpul untuk memprotes adanya reformasi struktur karir diplomat—mulai dari adanya penghapusan status spesial untuk diplomat senior dan lainnya.

Adanya penghapusan status spesial tersebut dianggap melemahkan posisi Kementerian Luar Negeri untuk bertindak di dunia internasional.

“Reformasi diplomat senior menjadi salah satu serangan dari kami—sebagai profesi, dan masa depan kami. Adanya reformasi tersebut melemahkan Kementerian Luar Negeri dan negara kita untuk memproyeksikan Prancis di dunia internasional” ucap salah satu perwakilan.

Prancis merupakan negara terbesar ketiga di dunia yang memiliki jumlah diplomat terbanyak.

Secara total, terdapat 1,800 diplomat dan 13,500 pegawai di Kementerian Luar Negeri.

 

(Muhamad Nurilham, Aljazeera)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *