Selasa, 12 Mei 2026, pukul : 11:09 WIB
Surabaya
--°C

Bambang Haryo Nilai Kebun Kelengkeng Sidoarjo Bisa Jadi Pusat Edukasi Pertanian

SIDOARJOBambang Haryo Soekartono menilai kebun kelengkeng di Desa Tulangan, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, berpotensi menjadi pusat edukasi pertanian bagi pelajar sekaligus destinasi wisata alternatif berbasis ekonomi masyarakat.

Penilaian itu disampaikan Bambang Haryo saat melakukan kunjungan ke kawasan kebun kelengkeng yang kini mulai dikenal masyarakat sebagai lokasi wisata baru di Sidoarjo, Selasa (11/6/2026).

“Kebun ini bisa dimaksimalkan dan berfungsi sebagai wisata edukasi,” kata Bambang Haryo.

Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi VII DPR RI tersebut menjelaskan, wisata edukasi menjadi konsep yang relevan untuk memperkenalkan dunia pertanian kepada generasi muda. Menurutnya, kawasan itu dapat memberikan pengalaman langsung mengenai proses budidaya tanaman, mulai pembibitan hingga panen.

Ia menambahkan, wisata edukasi juga dapat diintegrasikan dengan sektor lain seperti peternakan, perikanan dan kuliner agar memiliki daya tarik lebih luas bagi masyarakat.

“Keberadaan kebun tidak hanya memberikan pengalaman wisata, tetapi juga edukasi tentang proses budidaya tanaman, cara pembibitan hingga proses menanam dan panen,” ujarnya.

Bambang Haryo menilai keberadaan sekolah-sekolah di Kabupaten Sidoarjo menjadi peluang besar bagi pengembangan kawasan wisata edukasi tersebut. Dengan konsep pembelajaran langsung di lapangan, siswa diharapkan lebih mengenal sektor pertanian sejak dini.

Selain itu, ia meminta pemerintah daerah ikut memperkuat ekosistem pendukung, termasuk pengembangan UMKM dan kemudahan akses transportasi menuju lokasi wisata.

Dalam kunjungan tersebut, Bambang Haryo juga menyerahkan bantuan dana kepada pengelola kebun sebagai bentuk dukungan pengembangan wisata edukasi.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo, Eni Rustianingsih, mengatakan kawasan kebun kelengkeng itu menjadi salah satu lahan pertanian terbesar di Sidoarjo dengan luas sekitar 1,5 hektare.

Menurutnya, pengembangan wisata edukasi di sektor pertanian dapat menjadi strategi untuk menarik minat generasi milenial agar terlibat dalam dunia pertanian.

“Kalau edukasi ini berjalan dan terintegrasi dengan pendidikan serta ekonomi, kami yakin ke depan bisa mengurangi pengangguran,” katanya.

Sementara itu, pengelola kebun, Yulianto, mengatakan pihaknya saat ini tidak hanya mengembangkan tanaman kelengkeng, tetapi juga berbagai komoditas lain seperti jambu, mangga, perikanan hingga peternakan kambing.

Ia berharap dukungan dari berbagai pihak dapat mempercepat pengembangan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata edukasi unggulan di Kabupaten Sidoarjo.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.