Perilaku korup itu perilaku yang menguntungkan bagi pelakunya tapi merugikan untuk orang lain bukan, ya disini kita amat sangat diuntungkan oleh tindakan korupsi yang kita lakukan terhadap alam. Pengeksploitasian alam dengan alih-alih kesejahteraan bersama mungkin membuat bumi ini mulai muak dengan manusia.
Seperti kita yang sering mengutuk tindakan korupsi para manusia yang diberi mandat dan wewenang oleh kita untuk memimpin negara ini, mungkin tanah yang kita pijak ini juga mengutuk seluruh tindakan manusia, karena telah menjadi manusia yang terus memuaskan nafsu dan hasratnya sendiri tanpa memperdulikan kewajiban kita terhadap bumi.
Manusia telah diberi mandat oleh tuhan untuk menjadi pemimpin di dunia, untuk menjaga alam. Manusia juga memiliki hak untuk memanfaatkan alam untuk segala kebutuhannya, tapi dengan adanya hak tersebut manusia juga memiliki kewajiban untuk merawatnya.
Sebagai pemimpin bukankah kita harus memperhatikan kesejahteraan yang kita pimpin, harus merawat apapun yang telah diamanati kepada kita, dan tidak berbuat curang demi memuaskan ego kita. Mungkin kalau pohon dapat berbicara ia akan orasi di depan muka kita langsung, jika tanah dapat membuat lagu dan puisi mungkin dia akan membuat puisi dan lirik lagu yang penuh makian untuk masusia.
Masih merasa paling suci dan bersih dari korupsi? Mungkin untuk korupsi dan berprilaku merugi terhadap orang lain kita jarang melakukannya. Tapi bagaimna perilaku buruk dan tindakan korupsi yang kita lakukan terhadap mahluk-mahluk lain yang menghuni bumi ini juga?
Kita adalah pengkhianat yang rakus dan munafik, serta sering kali merasa benar merasa paling suci, merasa paling mulia dibandingkan mahluk lainnya. Apakah kita ini koruptor yang akan dan berhak dihukum oleh alam di akhirat nanti? (*)
Editor: DAD

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi