Sabtu, 23 Mei 2026, pukul : 04:54 WIB
Surabaya
--°C

Keren, Liverpool Latihan Memakai Sensor Otak

LIVERPOOL-KEMPALAN: Persiapan Liverpool FC jelang berhadapan dengan Real Madrid dalam final Liga Champions, yang berlangsung Minggu dini hari (29/5), melibatkan ahli saraf dan teknologinya.

Seperti terlihat pada sesi latihan di AXA Training Centre (kamp latihan LFC), kemarin (26/5). Jordan Henderson dkk menggunakan peralatan yang dipasangkan di kepalanya. Seperti yang dilaporkan The Sun.

Dua bek LFC Trent Alexander-Arnold dan Konstantinos Tsimikas termasuk pemain LFC yang mengenakan piranti tersebut. Piranti yang dipasangkan ke kepala pemain-pemain LFC pada saat latihan tersebut merupakan eloktroda sebagai sensor otak.

BACA JUGA: Meski Gagal Juara, Klopp Tetap jadi Pelatih Terbaik Inggris

Piranti itu merupakan teknologi dari ahli saraf asal Jerman, Dr Niklas Hausler dan Patrick Hantschke. The Reds (julukan LFC) sudah sejak musim lalu bekerja sama dengan dua ahli saraf itu. Hausler dan Hantschke adalah dua ahli saraf yang mengembangkan teknologi “Neuro11”.

BACA JUGA  KONI Anugerahi UNESA Kampus Terbaik Pembina Olahraga Nasional

Piranti ini dipergunakan untuk mengukur sejauh mana ide dan imajinas pemain ketika mengembangkan permainannya di lapangan. Hausler menyebut, “Neuro11” melatih sisi mental permainan sebagai tambahan persiapan taktik supaya bisa mendapatkan hasil lebih bagus.

’’Saat Anda mampu melakukan yang terbaik, Anda membiarkan output motor Anda berjalan secara otomatis. Anda tak perlu memikirkannya. Ini terjadi begitu saja,’’ ucap Hausler seperti dikutip The Athletic.

’’Yang kami lakukan kepada seorang pemain adalah menguraikan dan mencari tahu pada bagian mana proses ini dapat membantu masuk ke dalam otak,’’ tambah Hausler dalam pemaparannya tentang kinerja Neuro11.

BACA JUGA: Raih Trofi ke-9, Liverpool jadi Klub dengan Koleksi Gelar Piala Liga Inggris Terbanyak

Neuro11 juga bisa memperhitungkan kondisi mental para pemain ketika berlatih dan pada saat bertanding. ’’Dengan ini (Neuro11) pelatih juga bisa lebih memahami tentang kondisi mental pemain asuhannya, pemikirannya, sampai tingkat fokusnya,’’ kata Hausler.

BACA JUGA  Demi Keselamatan dan Sanksi, Persebaya Haramkan Flare di Gelora Bung Tomo

Menurutnya, saat ini banyak klub yang meremehkan aspek imajinasi dalam proses persiapan tim jelang final. Sehingga Hausler menyebut visi pemain LFC bisa lebih tajam setelah berlatih dengan Neuro11.

Neuro11 juga diklaim bisa jadi kunci sukses pemain saat mengambil tendangan set pieces, penalti, dan kiper saat berhadapan dengan skema adu penalti. Sukses kiper LFC Caoimhin Kelleher dalam adu penalti saat final Piala Liga diklaim menjadi salah satu efek positif Neuro11.

BACA JUGA: Kepa Arrizabalaga: Main Dua Menit, Kebobolan 11 Gol

’’Dengan ini kami bisa berlatih tendangan penalti. Saat awal-awal mengetahuinya, cukup menarik. Dan, kami sudah memanen hasilnya. Bukan hanya di Piala FA, begitu pula Piala Liga. Trofi ini untuk mereka (Hausler dan Hantschke),’’ tutur tactician LFC Jurgen Klopp. (This Is Anfield, Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.