MILAN-KEMPALAN: Masa depan penyerang gaek AC Milan Zlatan Ibrahimovic selalu bisa memicu teka-teka. Mau tetap melanjutkan karirnya, atau malah memutuskan gantung sepatu jika mengingat usianya sudah menapaki kepala empat.
Apalagi, setiap kali dia ditanyai sampai kapan dia akan bermain sepak bola, jawaban Ibra selalu menggantung. ’’Selagi aku masih kuat bermain ya kenapa tidak (tetap bermain),’’ begitulah yang kerap kali dikatakan Ibracadabra (julukan Ibra).
BACA JUGA: Setelah 11 Tahun, Scudetto Kembali jadi Milik AC Milan
Masalahnya, bukan hanya kondisi tubuhnya yang sudah rentan terkena cedera. Usianya Ibra pun sudah semakin beranjak menua. Seperti yang sudah dilaporkan media-media di Italia pada Rabu waktu setempat (25/5).
Bomber yang jadi pencetak gol sepanjang masa timnas Swedia itu sudah menjalani operasi pada Rabu waktu setempat pada bagian kaki kirinya. Pemulihan pasca operasi itulah yang berdampak dengan kondisi tubuh Ibra dan membuatnya kembali absen antara tujuh sampai delapan bulan ke depan.
Andaikan dalam kondisi terburuk mantan penyerang Manchester United dan Paris Saint-Germain (PSG) baru bisa kembali merumput setelah bulan kedelapan, maka dia bisa jadi pemain outfield dengan usia tertua di dunia.
BACA JUGA: Daripada Cedera Terus-Terusan, Ini Pesan dari Totti untuk Ibra
Ibra akan kembali bermain pada Januari 2023 mendatang. Ketika itu, usia Ibra akan sudah sangat uzur dan memasuki periode-periode pensiun, yaitu 41 tahun. ’’Operasi yang dijalani oleh Ibra itu sudah sukses dilakukan,’’ sebut ACM dalam pernyataan resminya.
Usia Ibra sudah beranjak jadi 41 tahun pada 3 Oktober mendatang. Sebelum usianya beranjak ke 41 tahun itu, Ibra sudah semakin jarang dimainkan. Seperti yang sudah terjadi kepada Ibra ketika musim keduanya bersama Rossoneri (julukan ACM). Kontrak Ibra berakhir saat akhir Juni nanti.
Ibra musim ini hanya 27 kali diturunkan allenatore ACM Stefano Pioli dengan hanya sebelas kali dia bermain sebagai starter. Persentase main sebagai starter pun hanya berkisar di angka 40,7 persen.
Bandingkan dengan statistk Ibra bersama ACM sepanjang musim lalu. Ketika itu Ibra masih bisa mencatatkan persentase starternya di angka lebih dari 80 persen. Musim lalu dia masih bisa main 22 kali sebagai starter dari 27 kali dimainkan. (Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi