Selasa, 30 Juni 2026, pukul : 07:47 WIB
Surabaya
--°C

Jabatan Fungsional Penerjemah Mulai Dipertimbangkan, Butuhkan Wawasan Luas dan Kemampuan Bahasa

JAKARTA-KEMPALAN: Sebuah Desain Besar Pembinaan Jabatan Fungsional Penerjemah (JFP) sedang dipersiapkan oleh Sekretariat Kabinet selaku lembaga pembinanya. Hal ini disampaikan oleh Fadlansyah Lubis, Wakil Sekretaris Kabinet.

Ia menyampaikan, penyusunan desain besar bertujuan untuk mempercepat terwujudnya standar kualitas dan profesionalitas JFP yang sejalan dengan amanat Presiden Joko Widodo guna mewujudkan aparatur sipil negara (ASN) yang profesional dan berkelas dunia.

“Sebagai instansi pembina jabatan fungsional penerjemah, Setkab berupaya untuk mewujudkan mandatory tersebut, antara lain dengan menginisiasi penyusunan grand design pembinaan jabatan fungsional penerjemah,” tuturnya seperti yang dikutip Kempalan dari laman resmi Sekretariat Kabinet.

Sambutan tersebut disampaikan oleh Waseskab dalam acara Diskusi Kelompok Terpumpun Penyusunan Desain Besar Pembinaan JFP pada Sabtu (21/5) yang dilaksanakan di The Alana Hotel & Conference Center, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

BACA JUGA  Didominasi Lulusan SMANOR, Jawa Timur Siap Guncang Liga Sepak Takraw Indonesia

Grand Design dari JFP ini harapannya dapat memberikan arah dan pedoman bagi pembinaan jabatan fungsional penerjemah secara memadai dalam jangka panjang untuk meningkatkan kualitas jabfung tersebut di Indonesia.

“Diharapkan para pejabat fungsional penerjemah memiliki kompetensi yang andal untuk melaksanakan tugas-tugas penerjemahan bagi pimpinan dan organisasi, bahkan masyarakat secara umum, serta terjaminnya penghargaan terhadap capaian yang dihasilkan para penerjemah yang excellent dalam berkinerja,” ujar Fadlansyah.

Ia menambahkan, JFP adalah jabfung yang unik karena menuntut kompetensi kebahasaan dan penerjemahan yang tinggi beserta wawasan yang luas, passion, confidence seraya menyampaikan bahwa lembaganya juga terus bertransformasi agar dapat memberikan pembinaan yang maksimal.

“Sekretariat Kabinet selaku instansi pembina penerjemah diharapkan mampu men-deliver program pembinaan yang mendukung arah penataan jabatan fungsional secara nasional yang agile, fleksibel, dan kolaboratif,” ucapnya.

BACA JUGA  57 Pejabat Pemkot Surabaya Dilantik, Dicopot Jika Tak Penuhi Target

Menutup sambutannya, Waseskab menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan DKT yang berlangsung hingga Minggu (22/5) ini. Ia juga berharap melalui DKT dapat diperoleh masukan dan saran terhadap penyusunan Desain Besar Pembinaan JFP. (Reza Hikam)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.