Sabtu, 27 Juni 2026, pukul : 22:51 WIB
Surabaya
--°C

57 Pejabat Pemkot Surabaya Dilantik, Dicopot Jika Tak Penuhi Target

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat melantik 57 pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya, Jumat (26/6).

SURABAYA-KEMPALAN: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi kembali melantik dan mengambil sumpah 57 pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya, Jumat (26/6). Para pejabat yang dilantik terdiri dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas.

Dalam arahannya, Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan bahwa rotasi jabatan ini merupakan hasil evaluasi ketat berbasis kinerja dan sistem Merit, bukan atas dasar kedekatan pribadi atau praktik transaksional. Ia memastikan bahwa seluruh proses mutasi dan promosi jabatan di Pemkot Surabaya berjalan transparan melalui hitungan tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

“Saya tidak pernah ikut memilih pejabat karena saya tidak ingin pemerintahan ini dipengaruhi keinginan pribadi. Di sini tidak ada jabatan yang bayar, bersyukurlah kalian. Maka gunakan waktu Anda untuk kepentingan umat,” tegas Eri Cahyadi.

Para pejabat yang diantik ketika melakukan sumpah jabatan.

Dia menjelaskan, kriteria utama yang dicari bukan sekadar orang pintar, melainkan figur yang memiliki komitmen kuat dan rasa menghormati warganya.

Menurutnya, mutasi kali ini adalah langkah koreksi dari pekerjaan yang telah dilakukan sebelumnya. Eri meminta, semua pejabat mulai dari camat, lurah hingga kepala Perangkat Daerah (PD) untuk selalu siaga dan peka terhadap isu lokal yang sedang dialami oleh warganya.

BACA JUGA  Gerakan Rakyat Papua Barat Resmi Kantongi SKT Partai Politik dari Kanwil Kemenkum

“Saya minta semua pejabat peka terhadap warganya. Janganlah tidur kalau jadi pejabat. Ada warga yang tidak bisa makan, masa pejabat bisa tidur,” tegasnya.

Dalam mutasi kali ini, Pemkot Surabaya menerapkan aturan ketat bahwa seluruh pejabat yang menduduki posisi struktural akan dievaluasi total dalam waktu 6 bulan.

Eri Cahyadi menegaskan bahwa ia tidak segan mencopot pejabat meski masa kerjanya belum genap 6 bulan jika terbukti malas turun ke masyarakat dan target kinerja tidak tercapai.

“Dalam waktu 6 bulan target tidak tercapai, saya harap jenengan sebelum saya turunkan, mengundurkan diri. Jangan hanya mengambil strukturalnya, tapi waktu, pemikiran, dan fisik Andabukan untuk warga,” ungkapnya.

Dalam paparannya, Wali Kota Eri juga mengingatkan para pejabat untuk menjaga fasilitas publik seperti pedestrian yang kerap beralih fungsi menjadi lahan parkir liar hingga rusak.

Ia meminta kelurahan, kecamatan, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satpol PP bersinergi menjaga aset negara tersebut agar anggaran APBD bisa dialokasikan untuk sekolah dan kesehatan gratis.

BACA JUGA  Pramuka Surabaya Usulkan Pembangunan Bumi Perkemahan, Ini Alasannya

“Kota Surabaya ini berjalan dengan baik kalau birokrasinya baik. Kalau hanya Wali Kotanya yang turun tapi sistem birokrasinya tidak berjalan, ya sama saja. Hari ini saya mencari orang-orang yang tepat untuk menduduki birokrasi ini,” tandasnya.

Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya dari 57 pejabat yang dilantik, sebanyak 22 orang di promosikan dan 35 orang dirotasi.

Dalam pelantikan tersebut, terdapat 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemkot Surabaya. Pertama adalah Achmad Zaini sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Satpol PP Kota Surabaya. Kedua M. Fikser sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya, yang sebelumya menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya.

Ketiga Herry Purwadi sebagai definitif Kepala Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, yang sebelumnya menjadi pelaksana tugas. Keempat Trio Wahyu Bowo sebagai definitif Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, yang sebelumnya menjadi pelaksana tugas. Sedang kelima dr. Arif Setiawan sebagai definitif Dirut RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) Kota Surabaya, yang sebelumnya menjadi pelaksana tugas. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.