Rabu, 24 Juni 2026, pukul : 14:45 WIB
Surabaya
--°C

Pramuka Surabaya Usulkan Pembangunan Bumi Perkemahan, Ini Alasannya

Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Surabaya Siti Mariyam. (Foto: Andra Jatmiko/kempalan.com)

SURABAYA-KEMPALAN: Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Surabaya mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya segera merealisasikan pembangunan Bumi Perkemahan sebagai sarana pendidikan karakter berbasis alam bagi generasi muda.

Kwarcab menilai keberadaan Bumi Perkemahan menjadi kebutuhan mendesak di tengah menurunnya minat pelajar terhadap kegiatan kepramukaan. Selama ini, sebagian besar aktivitas Pramuka di sekolah-sekolah dinilai terlalu banyak dilakukan di dalam ruangan karena keterbatasan lahan terbuka hijau.

Ditemui di Gedung DPRD Surabaya, Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Surabaya Siti Mariyam mengatakan, kondisi tersebut membuat esensi pendidikan kepramukaan sebagai gerakan yang dekat dengan alam menjadi berkurang. Akibatnya, tidak sedikit siswa yang mengikuti kegiatan Pramuka hanya karena kewajiban sekolah.

“Dari temuan kami di lapangan, banyak anak-anak sekolah yang memakai seragam Pramuka hanya karena kewajiban, bukan karena bangga atau suka. Pramuka itu sejatinya cinta alam, sehingga kegiatannya harus lebih banyak dilakukan di luar ruangan,” ujar Siti Mariyam, Rabu (24/6).

BACA JUGA  Respon Laporan Warga, Polsek Candi Datangi Lokasi Dugaan Sabung Ayam di Desa Klurak

Menurutnya, minimnya ruang terbuka di lingkungan sekolah menjadi salah satu penyebab kegiatan kepramukaan sulit berkembang secara optimal. Banyak area yang sebelumnya dapat dimanfaatkan untuk aktivitas luar ruang kini beralih fungsi menjadi lahan parkir atau fasilitas pendukung lainnya.

Karena itu, Kwarcab Surabaya menilai pembangunan Bumi Perkemahan merupakan solusi strategis untuk menghidupkan kembali semangat kepramukaan di kalangan generasi muda.

Selain menjadi pusat kegiatan pendidikan karakter, Bumi Perkemahan juga dinilai dapat memberikan manfaat ekonomi bagi daerah. Siti Mariyam menyebut fasilitas tersebut berpotensi menjadi destinasi wisata edukasi apabila dilengkapi dengan sarana outbound dan aktivitas rekreasi berbasis alam.

“Daerah lain di tingkat kabupaten maupun kota hampir semuanya sudah memiliki Bumi Perkemahan. Surabaya justru belum memiliki fasilitas tersebut. Padahal jika dikelola dengan baik dan dilengkapi wahana outbound yang representatif, keberadaannya bisa memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD),” katanya.

Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya itu juga menyoroti masih adanya sejumlah aset lahan milik Pemkot yang dinilai belum dimanfaatkan secara maksimal. Ia berharap sebagian aset tersebut dapat diprioritaskan untuk pengembangan kawasan Bumi Perkemahan.

BACA JUGA  Lomba Perahu Naga Bersejarah Hidupkan Suasana di Taohuatan, China

Menurutnya, pembangunan fasilitas tersebut tidak membutuhkan investasi yang terlalu besar dibandingkan manfaat jangka panjang yang dihasilkan, terutama dalam membentuk karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, serta ketahanan moral generasi muda.

Desakan pembangunan Bumi Perkemahan ini muncul di tengah capaian membanggakan Gerakan Pramuka Surabaya yang baru saja mencatatkan tiga rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Salah satu prestasi tersebut adalah pengukuhan 65.000 Pramuka Garuda yang menjadi catatan bersejarah bagi kepramukaan di Kota Pahlawan.

Kwarcab Surabaya berharap momentum tersebut dapat menjadi pemicu lahirnya komitmen bersama antara Gerakan Pramuka dan Pemkot Surabaya untuk menghadirkan fasilitas yang selama ini dinantikan.

“Harapannya, legalitas atau peresmian lahan Bumi Perkemahan sudah bisa diumumkan sebagai kado pada Hari Ulang Tahun Pramuka ke-65 yang diperingati pada 14 Agustus mendatang,” pungkas Siti Mariyam. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.