Kisah Kangsa Adu Jago bisa saja terjadi dalam politik Indonesia dengan versi yang berbeda. Saat ini Jokowi sedang menimbang-nimbang untuk memilih jago terbaik. Sudah muncul beberapa jago dari kalangan istana yang sekarang menjabat sebagai menteri; Prabowo Subianto, Airlangga Hartarto, Erick Thohir, dan Sandiaga Uno.
Jokowi kabarnya memantau perkembangan para menterinya itu dengan melihat elektabilitas dan popularitasnya setiap saat. Politisi senior Panda Nababan bercerita kepada media bahwa Jokowi sudah bertanya kepada empat menteri itu mengenai rencana maju pada pilpres 2024. Menurut Nababan para menteri itu sudah menyatakan akan maju pada pilpres mendatang.
Jokowi perlu bertanya langsung kepada para menteri supaya bisa melakukan monitor dan deteksi sejak dini. Jokowi tidak ingin mengalami masalah seperti Megawati yang merasa dikhianati oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pada 2009, Megawati yang ketika itu menjadi presiden ingin menggandeng SBY sebagai calon wakil presiden. SBY menolak dan mengatakan akan berkonsentrasi pada tugas sebagai menteri koordinator politik dan keamanan.
BACA JUGA: PSI dan Anies Haters
Tapi, ternyata diam-diam SBY menyiapkan partai politik yang menjadi kendaraannya untuk menyapres. SBY yang maju pilpres bersama pasangan Jusuf Kalla kemudian bisa mengalahkan Megawati yang berpasangan dengan Prabowo Subianto. Megawati merasa ditelikung dan dikhianati oleh SBY. Sakit hati itu menjadikan kedua tokoh itu berseteru sampai sekarang.
Jokowi ingin mengantisipasi hal itu dan memastikan tidak ada yang berkhianat dan menelikung. Jokowi tentu ingin agar suksesornya bisa mengamankan berbagai program besar yang sudah diinisiasi oleh Jokowi.
Selain memantau para menterinya, Jokowi juga memantau perkembangan Ketua DPR Puan Maharani. Meskipun secara elektabilitas Puan masih rendah, tapi Puan mempunya tiket dari PDIP. Karena itu Puan diprediksi akan menjadi salah satu jago yang bertarung pada 2024.
Jokowi tentu juga harus memantau jago-jago dari luar istana. Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Ridwan Kamil adalah jago-jago yang layak dielus-elus untuk maju dalam palagan 2024.
Sebagaimana kisah ‘’Kangsa Adu Jago’’ Jokowi harus berhati-hati terhadap gerakan dari dalam yang berpotensi menelikungnya. Prabu Basudewa mencari jago dari luar istana dengan mendatangkan Narayana dan kawan-kawan dari Padepokan Widarakandang. Jokowi juga bisa mengambil langkah yang sama dengan mengambil jago dari Padepokan DKI, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.
Siapa yang akan menjadi Narayana yang memenangkan sayembara ‘’Jokowi Adu Jago’’? Tunggu tanggal mainnya. (*)
Editor: DAD

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi