Hadiri Pisah Sambut Kajari Gresik, Gus Yani Katakan Bukan Perpisahan, Tapi Saling Mendoakan

waktu baca 2 menit
Prosesi pisah sambut Kajari Gresik bersama Bupati Gus Yani

GRESIK-KEMPALAN: Pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik, Kamis (09/02) berlangsung lancar dan penuh sukacita. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menyebut agenda itu sebagai ajang untuk saling mendoakan, alih-alih saling berpisah.

“Kami jajaran Forkopimda menyambut dengan baik Kajari yang baru dan semoga kerasan (betah) di Gresik. Acara kali ini juga bukan berarti saling berpisah, tapi saling mendoakan.” ujar bupati yang akrab disapa Gus Yani itu.

Sebagai informasi, setelah hampir setahun penuh menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Gresik, kini Muhamad Hamdan telah mendapatkan penugasan di tempat yang baru, sebagai Asisten Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejati, Kalimantan Selatan.

Jabatan Kejari Gresik kini diisi oleh Nana Riana, yang sebelumnya menjabat sebagai Kajari Bolaang Mongondow Utara. Begitu pula posisi Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Gresik, yang semula dijabat oleh Ny. Idar Hamdan, kini beralih ke Ny. Noviva Nana Riana.

Agenda yang berlangsung di Aula Nawasena Adhyaksa, Gedung Kejaksaan Negeri Gresik itu, juga dihadiri banyak elemen Pemerintah Kabupaten Gresik. Mulai dari Ketua DPRD Gresik, Dandim 0817 Gresik, Kapolres Gresik, Ketua TP PKK Kabupaten Gresik, hingga seluruh Kepala OPD Kabupaten Gresik.

Lebih lanjut Gus Yani mengatakan, kunci sukses dalam bekerja adalah melalui koordinasi yang tepat. Hal ini yang akan dapat menentukan pembangunan Kabupaten Gresik di masa mendatang.

“Mudah-mudahan dengan silaturahim yang kuat ini, dapat menjadi dasar membangun Gresik yang lebih baik. Nantinya, apapun persoalannya kita duduk bersama-sama, dan mencari solusi bersama-sama.” ucapnya.

Setuju dengan perkataan Gus Yani, mantan Kajari Gresik Muhamad Hamdan, juga mengatakan saat dirinya menjabat selama sebelas bulan, tidak pernah sekalipun dapat bekerja secara individu.

Melalui gencarnya koordinasi yang dia lakukan, membawa Kejari Gresik mencapai banyak prestasi. Di antaranya menjalin kerjasama dengan banyak perusahaan seperti PT. Pelindo dan PT. Petrokimia di bidang hukum, peningkatan PAD Gresik sebanyak Rp. 103 miliar, dan peresmian rumah rehabilitasi Napza.

“Karena mustahil bekerja sendiri di Gresik ini tanpa bantuan jajaran yang lain. Saya juga berterima kasih karena telah diterima di lingkungan kabupaten Gresik, serta maaf yang sedalam-dalamnya apabila masih banyak yang kurang maksimal.” ujarnya.

Hal tersebut juga dirasakan oleh Kajari Gresik baru Nana Riana. Dengan semangat optimis yang menggebu-gebu, dirinya akan berupaya semaksimal mungkin dalam membantu pembangunan dan pemberdayaan Kabupaten Gresik.

“Saya pasti akan berusaha menjadi lebih baik untuk Gresik kedepannya. Komitmen saya sama, bagaimana menciptakan pendekatan hukum dalam mensupport pembangunan yang masif di Kabupaten Gresik ini.” pungkasnya. (Ambari Taufiq)

Editor: DAD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *