Kamis, 7 Mei 2026, pukul : 13:00 WIB
Surabaya
--°C

Anies Memang ”Radikal”

Aksi yang senyap tanpa hingar bingar, sempat diragukan oleh para pembencinya, tapi bagi Anies tidak ada yang tidak mungkin.

Dengan kerja terukur dan konsep yang jelas, Anies secara radikal mampu wujudkan. Tentu ini juga secara radikal membungkam kebencian-kebencian para buzzer bayaran. Mereka tak berkutik, kecuali hanya beretorika mencari cela untuk menjatuhkannya.

Bahkan Presiden Jokowi tanpa terduga dan secara radikal juga mengunjungi sirkuit Formula E Ancol, Anies yang dikesankan berhadapan dengan Jokowi, secara radikal dia bantah semua tuduhan dan fitnah itu. Bahkan Anies menyambut Jokowi dengan hangat dengan menjadi pemandu sekaligus driver yang mengantarkan Presiden untuk meninjau dan mengelilingi lokasi.

BACA JUGA: Anies dan Angin Perubahan

Anies memang radikal untuk hal-hal yang berkaitan dengan pemenuhan hak-hak rakyat. Anies juga radikal tak akan berkompromi dengan Oligarki yang menindas rakyat. Penutupan 13 pulau reklamasi di Jakarta Utara menjadi bukti bahwa Anies tak akan berkompromi dengan siapapun yang menindas rakyat.

Bagi Anies menjalankan pelayanan kepada rakyat harus dilakukan secara “radikal”, harus dilakukan secara utuh dan menyeluruh, sehingga rakyat merasakan kehadiran negara di tengah kesulitan yang dihadapi.

Melihat apa yang dilakukan Anies selama memimpin Jakarta, memang layak kebijakan Anies sangat radikal, kebijakan memberikan Bantuan Operasional Tempat Ibadah (BOTI) sehingga semua pemeluk agama yang tinggal di Jakarta mendapatkan layanan dan pengayoman yang sama dan proporsional, menjadikan Jakarta mampu merawat kebhinekaan dan toleransi. Sehingga di Jakarta rakyat merasakan hadirnya keadilan dan perdamaian.

Anies memang secara radikal merubah wajah kota Jakarta, wajah kota yang dulu terkesan angkuh dan tak bersahabat, Anies ubah menjadi kota yang ramah, kota yang toleran, kota yang mampu menghadirkan keadilan dan perdamaian bagi warganya, kota yang indah dan bersih. Bahkan transportasi di Jakarta Anies ubah menjadi wajah tranportasi yang tidak kalah dengan wajah transportasi dinegara negara maju.

Jadi sejatinya tuduhan Anies intoleran, Anies pembohong, Anies dan julukan-julukan negatif lainnya hanyalah tuduhan yang dibuat oleh mereka yang memang intoleran, pembohong dan nyaman hidup dengan menjual kebohongan dan intoleransi. (*)

Editor: DAD

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.