
Catatan Ekonomi Dr. Gancar C. Premananto., CMA., CDM., CNLP.
KEMPALAN: Masa pandemik tidak seharusnya menjadi alasan bagi perusahaan untuk menghentikan aktivitas berbuat baiknya (baca: Corporate Social Responsibility/CSR). Bahkan sebaliknya, CSR harus tetap dianggarkan dan dimunculkan. Hal tersebut dikarenakan berbagai hasil riset menunjukkan bahwa CSR merupakan bentuk mitigasi berbagai risiko bisnis. Dari perspektif riset Manajemen Keuangan, CSR terdukung berdampak positif terhadap kinerja keuangan dan nilai saham. Riset dalam bidang Manajemen Pemasaran juga mendapatkan dampak positif CSR terhadap sikap dan niat beli konsumen serta harga yang lebih premium. Adapun dari riset Manajemen SDM dapat dilihat dampak CSR terhadap kebanggaan dan loyalitas karyawan. Dengan demikian dari perspektif, CSR dapat menurunkan berbagai risiko Keuangan, Pemasaran dan SDM.
Dalam rangka pengadaan CSR yang lebih berdampak kepada perusahaan, maka Porter dan Kramer (2011) memunculkan konsep CSV (Creating Shared Value). CSV (Creating Shared Value) merupakan aktivitas CSR yang lebih dikaitkan dengan perencanaan strategik perusahaan. Dengan demikian, aktivitas yang dilakukan lebih terukur dampaknya bagi perusahaan. Dan tidak menjadi kegiatan yang hanya sekedar membuang dana.
Gambar 1, menunjukan bahwa kegiatan saat ini dapat berupa berbagai bentuk yang tujuannya dapat dikaitkan dengan 17 tema SDG (Sustainable Development Goals) yang menjadi kepentingan semua pihak. Kegiatan CSR tersebut dapat lebih terpandu dengan lebih dikaitkan dengan landasan strategik pemasaran sehingga tidak terlepas dari aktivitas inti perusahaan. Dan hal itulah yang disebut dengan CSV. Hal itulah yang menjadikan CSV dapat disebut sebagai Strategik CSR.
Di sisi lain, CSR juga dapat lebih terukur dari kaca mata pemilik saham dan calon investor, dengan mengikuti panduan ESG (Environmental, Sustainable, Governance). ESG menjadi salah satu penilaian yang digunakan investor untuk melihat kredibilitas dan risiko investasi.
Dalam prakteknya di masa pandemik, aktivitas yang dilakukan oleh berbagai instansi cukup beragam. Berdasarkan hasil riset dan observasi selama mengadakan pelatihan “CSR to CSV” dan “CSV Awards”, secara umum, pengelolaan even CSR selama pandemik dapat dikelompokkan menjadi beberapa aktivitas, yakni
- Zero CSR. Perusahaan yang melakukan efisiensi luar biasa dan mengarahkan penganggaran untuk kegiatan operasional yang berdampak pada minimalisir bahkan meniadakan aktivitas CSR. Aktivitas ini logis secara manajerial, namun masih kurang memahami nilai spiritual dari berbagi sebagai mitigasi risiko
- Internal CSV. Lebih mengarahkan kegiatan CSRnya untuk internal perusahaan sendiri yang juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan mengurangi kerugian perusahaan. Contoh, penyediaan vaksin, masker, hand sanitizer serta bantuan pengobatan atau sembako untuk anggota perusahaan.
- Internal CSV & External CSR. Selain membantu anggota internal, perusahaan juga membantu bagi masyarakat sekitar (ring 1).
- Holistic CSV. Perusahaan selain melakukan aktivitas CSV ke internal juga ke lingkungan eksternalnya.
Untuk melihat efektivitas organisasi CSR dan CSV dalam suatu institusi maka beberapa hal yang menjadi kunci keberhasilan program adalah:
- Pemahaman tim CSR mengenai bisnis inti dari perusahaan,
- Pemahaman bahwa departemen CSR hanyalah sebagai salah satu bagian dari perusahaan yang harus dapat memberikan kontribusi/value bagi perusahaan dan produk. Seperti yang menjadi model dasar dari rantai nilai Porter.
- Pemahaman nilai penting inovasi kegiatan, yang menjadikan kegiatan CSV dapat memiliki nilai publikasi yang tinggi di media untuk kemudian dapat direspon, disadari dan tersimpan dalam ingatan konsumen dan masyarakat.
Dengan demikian tantangan kegiatan CSV yang sesuai dengan bisnis inti dan inovatif adalah adanya aktivitias ikonik yang menjadi sumber keunggulan bersaing bagi perusahaan. (Dr. Gancar C Premananto, Ketua Departemen Manajemen FEB Unair, Owner Digiseminar.id, dan Founder AACIM dan Smartklik.id)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi