Rabu, 3 Juni 2026, pukul : 19:13 WIB
Surabaya
--°C

Berbekal Gol Tercepat KDB, City Menang Tipis Atas Real

MANCHESTER-KEMPALAN: Etihad Stadium bagaikan pentas untuk dua klub besar dengan mengusung gaya sepak bola menyerang. Manchester City dan Real Madrid sukses menunjukkan produktivitas golnya dalam leg pertama semifinal Liga Champions, Rabu (27/4).

Tak tanggung-tanggung, tujuh gol tercipta di dalam duel tersebut. Dua penggawa City, Kevin De Bruyne dan Gabriel Jesus pun sudah mencatatkan namanya di papan skor ketika pertandingan ini baru berjalan 11 menit.

BACA JUGA: Prediksi dan Jadwal Siaran Langsung Liga Champions: Manchester City vs Real Madrid

KDB (singkatan nama De Bruyne) bahkan sudah menjebol gawang Thibaut Courtois pada menit kedua. Gol itu pun menjadi gol tercepat dalam babak semifinal Liga Champions. Jesus menjebol gawang Courtois untuk yang kedua kali pada menit ke-11.

BACA JUGA  KEAJAIBAN HONDURAS: Monster Baru IFA7 Lahir dari Kampung, Indonesia Kubur Brasil Lewat Drama Penalti!

Bomber Real Karim Benzema sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-33. Tapi ketika babak kedua berjalan delapan menit, Phil Foden menambah pundi-pundi gol klub yang berjuluk The Citizens tersebut dengan golnya. Meski dua menit setelahnya dibalas dengan gol Vinicius Jr.

City sempat menciptakan gol keempat untuk menjauhi kejaran Los Merengues (julukan Real) di menit ke-74 melalui pemain sayapnya Bernardo Silva. Namun bukan Real kalau mentalnya jatuh ketika kebobolan empat gol.

Pada menit ke-82, skuad asuhan Carlo Ancelotti tersebut mendapatkan hadiah penalti. Hadiah itu pun dihadapi langsung oleh Benzema. Dengan penalti panenka Coco (panggilan akrab Benzema) mengelabui kiper utama City Ederson Moraes.

BACA JUGA  S Golf Academy (SGA), Akademi Golf yang Ajarkan Golf Bukan Sekadar dari Sisi Teknis

Kepada BT Sport, Bernardo menyebut seharusnya City bermain seperti dalam 20 menit pertama. ’’Cara kami menekan, mengontrol pertandingan, dan cara kami menciptakan peluang, itu sudah bagus,’’ sebut Bernardo.

Menurutnya, City mestinya bisa memenangi laga dengan marjin yang lebih besar. Bukan dengan marjin tipis satu bola. ’’Sayangnya kami dua kali gagal menciptakan kemenangan dengan selisih dua gol,’’sambung pemain timnas Portugal itu.

Phil Foden, gelandang City lainnya, menyebut ada pelajaran penting yang mereka ambil dari 90 menit di Etihad. ’’Melawan klub yang banyak memenangi Liga Champions, jika kalian memberi bola di area yang berbahaya, maka mereka pasti akan menghukum kalian,’’ ungkap Foden. (Manchester Evening News, Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.