Sepakbola Perancis yang sempat mengalami keterpurukan pada periode 1970an hingga 1980an ini pun menyambut adanya gelombang imigrasi ini karena berarti banyak talenta-talenta muda keturunan Afrika yang dapat bermain sepakbola ke dalam akademi sepakbola masing-masing wilayah.
Proses ini memang memakan waktu yang lama, dan pada akhirnya pun membuahkan hasil yang cukup manis pada Piala Dunia 1998, dengan sang legenda dan sang kapten Zinedine Zidane – yang memiliki darah Aljazair, berhasil memboyong timnya menjuarai kompetisi sepakbola terbesar tersebut.
Hal tersebut menjadi pintu terbukanya kesempatan dan langkah maju kedepan untuk sepakbola tim nasional Perancis yang seolah-olah merangkul imigran tersebut untuk menjadi suatu kesatuan yang harmonis.
NEXT: Bagi pemain keturunan Afrika…

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi