MADRID-KEMPALAN: Atletico Madrid membutuhkan kemenangan untuk memastikan jalan ke semifinal Liga Champions. Setidaknya, dengan menghajar Manchester City dengan menang 2 gol atau lebih marjinnya.
Karenanya, Atletico membutuhkan dukungan dari fansnya yang memadati tribun Estadio Wanda Metropolitano, Madrid, Kamis dini hari (14/4), ketika menjamu City dalam second leg perempat final.
Tetapi sayangnya dukungan besar dari pendukungnya itu terancam tidak akan bisa terpenuhi Los Colchoneros (julukan Atletico). Sebab, klub asuhan Diego Simeone tersebut mendapatkan sanksi dari UEFA.
BACA JUGA: City Menang Satu Gol dari Atletico Yang Main Bertahan, Ini Rahasia Pep
Sanksi tersebut dijatuhkan menyusul tindakan beberapa pendukung Atletico yang datang dalam laga first leg di Etihad Stadium, Manchester, 6 April lalu. Saat itu, ada sekelompok Ultras Atleti yang melakukan salam Nazi.
UEFA dalam pernyataan resminya pun menegaskan bahwa Atletico tidak dibolehkan menggelar laga dengan 100 persen tribunnya dibuka bagi seluruh fans. Kapasitas Wanda Metropolitano bisa menampung 68.456 pasang mata.
’’Meminta penutupan sebagian stadion Club Atletico de Madrid sepanjang laga Liga Champions berikutnya ketika Club Atletico de Madrid bertindak sebagai tuan rumah. Sanksi karena perilaku diskriminatif para pendukungnya,’’ tulis UEFA dalam pernyataan resminya.
Dalam sanksinya tersebut, UEFA meminta setidaknya 5 ribu tempat duduk yang ada dalam satu area tribun Wanda Metropolitano dikosongkan. Selain itu, Atletico juga dijatuhi denda sebesar 5 ribu Euro atau sekitar Rp 78 juta.
Atletico juga diminta untuk membentangkan spanduk yang bertuliskan “NoToRacism” plus logo UEFA tertera dalam spanduk tersebut. ’’Club Atletico de Madrid akan menginformasikan sektor mana saja yang akan ditutup,’’ tambah konfederasi sepak bola Eropa itu.
Sekadar diketahui, pada saat first leg di Manchester, setidaknya ada sekitar 2.100 fans Atletico datang ke Etihad Stadium, Bukan hanya melakukan salam Nazi. Laporan dari laman Daily Mail mengklaim, beberapa dari fans Atletico itu dituduh meludahi pendukung The Cityzens (julukan City).
Selain itu, ada pula pendukung Atletico yang dilaporkan menyerang seorang petugas kepolisian. Laporan terbaru menyebutkan, Atletico tidak terima dengan sanksi tersebut dan akan melakukan banding. Alasannya, laga second leg itu bertepatan dengan hari libur Kamis Putih sehingga bakal berpotensi menghadirkan banyak fans. (Marca, Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi