MANCHESTER-KEMPALAN: Manchester City tak pernah selama ini ketika harus menunggu terjadinya gol pertama dalam laga-laga home Liga Champions di depan pendukungnya sendiri, di Etihad Stadium, Manchester.
Rabu (6/4), City bahkan harus menunggu sampai menit ke-70 untuk menentukan kemenangan di ajang first leg perempat final Liga Champions melawan Atletico Madrid. Kevin De Bruyne yang jadi pahlawan penentu kemenangan City tersebut dengan gol semata wayangnya.
BACA JUGA: Liga Champions: Prediksi Manchester City vs Atletico Madrid
Kali terakhir terjadi gol-gol telat di Etihad Stadium dalam laga kandang Liga Champions adalah saat City mampu membungkam klub wakil Eredivisie Belanda Feyenoord Rotterdam saat musim 2017 – 2018. Saat itu gol pertama dan satu-satunya City terjadi pada menit ke-88.
“Mereka (Atletico) bermain dengan lima pemain belakang dan lima pemain gelandang. Jadi, sulit bagi kami mencari ruang,’’ sebut KDB (inisial nama De Btruyne) kepada BT Sport. City bahkan baru kali ini sejak 2003 – 2004 tak bisa mencatatkan satu tembakan sekalipun di babak pertama.
’’Ini laga yang sulit. Mereka bermain solid, cara mereka bermain seperti itu. Aku pikir kami saat itu sudah bermain dengan bagus,’’ sambung gelandang yang belakangan ini dikritik fans setelah tidak produktif lagi itu.
BACA JUGA: Liverpool Pesta di Da Luz, City Hanya Menang Tipis
Pelatih City Pep Guardiola pun membenarkan ucapan KDB tersebut. Pep menyebut, perubahan taktik yang dia lakukan pada babak kedua jadi kunci kemenangan tersebut. Dia menarik keluar Riyad Mahrez dan memasukkan Phil Foden pada menit ke-68.
Bukan hanya Foden yang dimasukkan. Pada menit itu, Pep juga memasukkan Gabriel Jesus dan menarik Raheem Sterling, lalu memainkan Jack Grealish sebagai pengganti Ilkay Gundogan. Itu yang jadi kunci perubahan alur permainan City.
Dua menit sebelum terciptanya gol De Bruyne, Foden-lah yang memberikan umpan manis di balik gol KDB tersebut. Pergerakan Foden yang mencair itu pun mampu membongkar rapatnya pertahanan Koke dkk saat itu.
’’Ketika kami melakukan pergantian pemain, yang kami harapkan memang pemain pengganti itu bisa mengubah situasi di lapangan jadi lebih bagus. Memang, terkadang itu berjalan dengan baik, terkadang juga tidak. Untungnya, malam ini pergantian yang kami lakukan berakhir dengan jitu dan kami bisa memenangi laga ini,’’ beber pelatih yang dikenal dengan julukan Sang Filsuf itu. (90Min, TeamTALK, Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi