BEIRUT-KEMPALAN: Lebanon telah menyetejui adanya kesepakatan dengan International Monetary Fund (IMF) unuk melakukan reformasi ekonomi karena adanya krisis yang menerpa negaranya.
Diperkirakan IMF akan memberikan 3 Miliar USD untuk membantu Lebanon melakukan reformasi ekonominya.
Dalam persetujuan tersebut, Lebanon akan melakukan reformasi ekonomi—mulai dari restrukturisasi sektor perbankan, meningkatkan mekaniskme keterbukaan, dan mengatur kembali suku bunga uang untuk menaikkan kapabilitas mata uang Lebanon.
IMF akan membantu melakukan restrukturisasi ekonomi Lebanon dengan nulai 3 Miliar USD selama 46 bulan lamanya.
“Pemerintah setempat sudah menyadari adanya urgensi untuk melakukan program reformasi ekonomi untuk dapat mengembalikan kepercayaan di bidang ekonomi dan lainnya” ucap ketua delegasi IMFyaitu Ernesto Ramirez Rigo.
Deputi Perdana Menteri Lebanon yaitu Saadeh Al-Shami memberikan pernyataan bahwa ia sangat optimis bahwa Lebanon akan mengimplementasikan program reformasi dari IMF dengan baik.
Secara ringkas, ekonomi Lebanon telah mengalami krisis sejak bulan Agustus tahun 2019.
Mata uang Lebanon kehilangan 90% nilainya dan ¾ populasi di Lebanon jatuh ke lubang kemiskinan.
“Persetujuan ini menjadi suatu langkah besar dari kami karena kami sudah mengalami momen suli—dan pada akhirnya kami sudah berhasil memenuhi persyaratan dari IMF untuk finalisasi keputusan” ucap Ali Darwish yang merupakan penasihat Perdana Menteri Lebanon.
Dalam langkah dekat, Lebanon akan mengeluarkan rancangan dana nasional tahun 2022, melakukan audit di bank sentral, reformasi peraturan bank untuk meningkatkan transparansi dan lainnya.
(Muhamad Nurilham, Aljazeera)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi