Senin, 22 Juni 2026, pukul : 03:34 WIB
Surabaya
--°C

Menakar Peluang Ganjar dan Puan untuk Pilpres 2024

Kalau merujuk kepada perjanjian Batu Tulis maka, yang mungkin terjadi adalah Duet Prabowo – Ganjar atau Anies – Ganjar, tapi apakah itu mungkin dilakukan oleh Megawati?

Kalau itu yang terjadi maka ini akan mempersulit keberlanjutan Megawati sebagai anak Soekarno melanjutkan merawat Partai. Megawati tentu punya kepentingan agar PDIP tetap dijaga oleh trah Soekarno.

BACA JUGA: Butuh Presiden Tak Mati Rasa

Ada pengalaman pahit PDIP ketika zaman orde baru, PDI tidak dibawah kendali trah Soekarno, sehingga sampai terjadi KLB yang mengusung Megawati untuk memimpin PDI dan menjadi PDIP.

Apalagi kasus Wadas, kasus tambang yang menimbulkan korban dari masyarakat kecil akibat kekerasan aparat yang mengamankan surat keputusan Ganjar dalam penambangan. Kasus ini mencoreng nama PDIP sebagai partainya wong cilik. Apalagi dalam beberapa kesempatan Ganjar juga dianggap membangkang dengan keputusan DPP, sehingga friksi dengan Bambang Pacul, Ketua PDIP Jateng dan juga pengurus DPP serta dengan Junimart Girsang yang mewakili DPP PDIP mencuat ke permukaan.

BACA JUGA  Melawan Oligarki: Belajar dari Putin Mengatasi Oligarki di Rusia

Meski ada larangan dari Megawati dan DPP, Ganjar juga masih tetap melakukan gerilya untuk membangun popularitasnya.

Sikap Ganjar yang seperti ini juga akan menjadi catatan dan pertimbangan DPP PDIP dan Megawati.

BACA JUGA: Anies dan Spirit Api Perjuangan Bung Karno

Mengusung Puan tentu akan lebih meringankan beban Megawati. Karena Puan adalah anak kandung Megawati dan sekaligus kader PDIP yang tidak diragukan lagi.

Selain sebagai kader, Puan juga punya hubungan batin yang kuat dengan Megawati, hubungan sebagai orang tua, ibu dan anak. Puan tentu akan menjadi anak yang patuh terhadap orang tuanya.

Menempatkan Puan sebagai calon yang akan berkoalisi dengan calon lain, masih akan memberi harapan trah Soekarno tetap bisa menjaga partai secara langsung.

BACA JUGA  Serangan Akademik dan Intelektual Terhadap Indonesia

Hal lain lagi yang menguntungkan Puan adalah seorang perempuan, tentu dalam isu gender ini akan menjadi sesuatu yang diharapkan untuk meningkatkan peran perempuan sebagai pejabat publik, apalagi setingkat wapres.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.