Jumat, 26 Juni 2026, pukul : 08:08 WIB
Surabaya
--°C

Menata Surabaya Menjadi Kota Humanis

Selama setahun kepemimpinan Eri, ternyata belum memperlihatkan wajah yang berbeda, hal ini bisa dimungkinkan karena mereka yang menjadi kabinet Eri adalah mereka yang terbiasa bekerja dengan pola lama. Atau mereka belum memahami gagasan Eri dalam membangun kota, sehingga gaya pelayanan tidak banyak berbeda dengan yang sebelumnya.

Dalam sebuah diskusi antara Walikota dengan tim saya lebih suka menyebutnya dengan Tim Percepatan dan Pengawasan Pembangunan Kota Surabaya ( TP3KS) yang akan membantu beliau mewujudkan gagasan gagasan membangun Surabaya yang humanis, ada kesan jarak pemahaman antara walikota dengan orang-orang yang membantunya, dari mulai OPD sampai dengan kelurahan. Masalah ini yang harus diatasi.

Dalam hemat saya, hal yang paling mendesak dilakukan adalah membangun kedekatan jarak, tentu saja walikota tak bisa sendirian, karena tugas walikota memang begitu banyak, apalagi kalau irama kerja walikota dan pembantu nya mengalami perbedaan.

BACA JUGA  Perlu Dipastikan Apakah Wapres Gibran Menyogok BEM UBK

Yang harus dilakukan oleh tim ini pada tataran membantu memahamkan gagasan humanisme walikota dalam membagun kota.

BACA JUGA: Anies Itu Tokoh Toleran

Adapun cara yang dilakukan adalah dengan membuat guidance yang disusun bersama dengan kepala satuan kerja baik itu ditingkat OPD maupun Kecamatan dan Kelurahan. Guidance-guidance itu harus dibuat secara operasional dan dapat diukur, sehingga semua orang bisa menilai keberhasilan capaian pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah kota.

Selain itu tim ini juga melakukan evaluasi dan monitoring kinerja para kepala OPD, Camat dan Lurah, sekedar untuk memastikan ketercapaiannya.

BACA JUGA: Anies, di Antara Semangat Para Pendiri Bangsa dan Gus Dur, Menyemai Ke-Indonesiaan Sejati

BACA JUGA  Tren Novel Online: Menantu versus Mertua

Dengan begitu akan ada atmosfir belajar bersama, mengevaluasi bersama dan melakukan perbaikan bersama. Tentu ini akan menjadi suasana yang baik, suasana yang nyaman bagi semua, termasuk para kepala OPD, Kecamatan maupun Kelurahan, tanpa takut disalahkan.

Pada akhirnya untuk membangun layanan kota yang humanis harus dimulai dengan pejabat dan petugas yang humanis, dan tentu agar mereka menjadi humanis dibutuhkan manajemen dan strategi yang humanis memperlakukan semua.

Selamat kepada Cak Eri Cahyadi dan Cak Armuji dalam memimpin Surabaya, Semoga selalu memegang komitmen yang pernah diucapkan! (*)

Editor: Freddy Mutiara

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.