JAKARTA-KEMPALAN: Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal PDIP yang juga menimba ilmu sebagai mahasiswa S3 di Universitas Pertahanan menyatakan, Sukarno memberi landasan untuk memperkuat kepemimpinan Republik Indonesia di dunia.
Melansir JPNN, ia memuji pemikiran geopolitik sang proklamator yang disebutnya luar biasa. Hasto menganggap Sukarno memiliki pengetahuan yang sangat penting dalam perjuangan mewujudkan kepentingan nasional serta membangun pertahanan negara yang disegani.
Pria kelahiran 7 Juli 1966 itu menambahkan bahwa geopolitik ala Bung Karno mengedepankan nilai kemanusiaan dan internasionalisme, maka dari itu menjadi antitesis dari pemikiran Barat yang dia anggap ekspansionis.
“Dengan pemikiran geopolitik Bung Karno tersebut, Indonesia pada tahun 1960-an menjadi pemimpin Asia Afrika dan Amerika Latin karena sukses menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika, Gerakan Non Blok, Conference of The New Emerging Forces. Implikasi dari kepemimpinan Indonesia tersebut, banyak negara yang kemudian merdeka, bahkan Bung Karno kemudian mendapat gelar Pahlawan Islam dan Kemerdekaan Bangsa Islam dalam Konferensi Islam Asia Afrika tahun 1965,” tutur Hasto seperti yang dikutip Kempalan dari Republika.
Alumni UGM itu juga menuturkan bahwa Irian Barat (Papua) berhasil dibebaskan dari kolonialisme Belanda karena pemikiran geopolitik Bung Karno yang juga melahirkan Angkatan Bersenjata paling kuat di bumi selatan.
Selain Hasto, simposium itu menghadirkan sejumlah narasumber lain yakni, Prof. Yudi Latif, Prof. Banyu Perwita, dan Mayjen TNI Dr. Joni Widjayanto. Adapun agenda ini dilaksanakan pada Sabtu (19/2) dan dapat dilihat langsung melalui instagram Hasto Kristiyanto. (JPNN/Republika, Reza Hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi