Doa Taufik yang mendoakan Anies menjadi Presiden disampaikan pada pelantikannya menjadi ketua KAHMI JayaJaya ( Minggu, 6 Februari 2022 ). di Hotel Aryaduta Menteng.
Taufik menyapa sejumlah tokoh yang hadir, salah satunya Gubernur Anies Baswedan.
BACA JUGA: Akhiri Pembelahan, Siapapun Wakilnya Presidennya Harus Anies
Begitu selesai menyebut nama Gubernur Anies, para hadirin kemudian menyukainya sebagai calon presiden.
“Itu dia presiden,” ucap Taufik sambil menunjuk ke arah Gubernur Anies Baswedan dengan jempolnya.
Jalan lempang Anies memang semakin lebar, tapi semua itu kembali berpulang pada takdir Nya sebagaimana yang disampaikan Anies. Tentu saja takdir itu juga tergantung bagaimana Anies dan pendukungnya menjemput. Anies saya kira sudah selesai dengan masalah kebangsaannya. Anies sudah memposisikan diri sebagai negarawan, Anies menjadi milik semua, milik rakyat Jakarta, begitu dia terpilih menjadi Gubernur Jakarta, Anies bekerja untuk masyarakat Jakarta tak pandang bulu. Bahkan Remy Sillado, Sastrawan dan Seniman Jakarta yang dikenal sebagai pendukung berat Ahok ketika beliau sakit, Anies atas nama pemerintah DKI Jakarta menanggung seluruh pembiayaan perawatan di Rumah Sakit Pemprov DKI.
Kini tergantung kepada para relawan dan pendukung, masihkah rela Anies menjadi milik Indonesia atau hanya menjadi miliknya sendiri?
Mengantarkan Anies sebagai negarawan dan pemimpin Indonesia harus dengan jiwa negarawan dan jiwa pemimpin, jiwa yang mengayomi, jiwa yang rela berkorban untuk kepentingan Indonesia dibanding mengagungkan ego yang belum tentu baik. Jangan bebani Anies dan percayalah Anies akan melakukan yang terbaik untuk Indonesia. (*)
Surabaya, 7 Februari 2022
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi