Sabtu, 20 Juni 2026, pukul : 14:42 WIB
Surabaya
--°C

PBB Minta Bantuan 5 Miliar USD untuk Bantu Afghanistan

Keadaan krisis di Afghanistan-AatR

PBB-KEMPALAN: PBB mengatakan bahwa pihaknya pada saat ini membutuhkan setidaknya 5 Miliar USD untuk membantu Afghanistan pada tahun 2022 yang kemudian dikatakan akan menjadi bantuan humanitarian terbesar yang pernah dilakukan PBB untuk membantu satu negara menuju ke krisis humanitarian.

Secara detail, pihak Humanitarian PBB mengatakan pada Selasa (11/1) bahwa pihaknya membutuhkan 4,4 Miliar USD untuk membantu Afghanistan dan sebesar 623 Juta USD untuk membantu membuat tempat tinggal sementara untuk jutaan warga Afghanistan.

Pada saat ini, lebih dari setengah populasi Afghanistan— sekitar 22 Juta orang mengalami kelaparan akut.

Kemudian juga berdasarkan data dari PBB, sekitar 5,7 Juta warga Afghanistan terlantar di lima negara tetangga dan membutuhkan bantuan.

BACA JUGA  Siapa Doni Wijanarko

“Krisis Kemanusiaan yang sangat besar sedang terjadi. Pesan kami kepada semua negara sangat jelas dan sangat darurat yaitu ‘Jangan tutup pintu untuk membantu warga Afghanistan” ucap PBB di bidang kemanusiaan yaitu Martin Griffiths.

“Bantu kami untuk meringankan dan membantu adanya kelaparan, penyakit dan malnutrisi serta bahkan kematian yang tersebar luas pada saat ini di Afghanistan” ucap tambahnya.

Griffiths mengatakan bahwa jika warga Afghanistan tidak diberikan bantuan, maka tidak akan ada masa depan bagi warga Afghanistan.

Sebagai respon dari permintaan PBB, pihak AS memberikan janji bahwa pihaknya akan memberikan 308 Juta USD untuk membantu warga Afghanistan.

Uang yang jumlahnya sangat besar tersebut yang dikirim oleh AS akan digunakan untuk menyediakan makanan serta nutrisi lebih bagi orang yang sangat rentan, kemudian mendirikan fasilitas kesehatan serta program lainnya.

BACA JUGA  Tragis!, Kericuhan Pecah di Jalan Sehat Tahun Baru Islam Pemprov Jatim, Kotak Undian Ditumpahkan Massa

(Aljazeera, Muhamad Nurilham)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.