Sabtu, 20 Juni 2026, pukul : 11:28 WIB
Surabaya
--°C

Basah Wet

Sedang pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Mujtaba Khamenei sudah merestui dengan catatan: para pemimpin eksekutif Iran menjamin bahwa dokumen perdamaian itu tidak merugikan kepentingan nasional Iran.

Oleh: Dahlan Iskan

KEMPALAN: Semua pihak tidak jadi berangkat ke Geneva, Swiss, kemarin. Padahal Perdana Menteri Pakistan Shahbaz Sharif sudah hampir menuju bandara.

Ia didampingi panglima militernya, Marshal Syed Asim Munir. “Dokumen yang mestinya ditandatangani di Swiss sudah ditandatangani secara elektronik,” ujar pemimpin Pakistan itu.

Sehari sebelum jadwal keberangkatan itu ibu kota Islamabad sudah siap guna mengantarkan sang pemimpin. Spanduk-spanduk selamat jalan bertebaran di seluruh penjuru kota. Rakyat Pakistan menjadikan pemimpin mereka sebagai pahlawan perdamaian.

Memang perdamaian ini sangat penting bagi seluruh dunia – termasuk bagi Presiden Prabowo Subianto dan kita. Terutama bagi Pakistan sendiri yang akibat perang negeri itu masuk ”ICU”.

Seluruh dunia juga mengucapkan selamat pada Shahbaz Sharif. Hanya India yang tidak. India memuji Amerika atas perdamaian itu tanpa menyebut nama Shahbaz Sharif dan Pakistan. Anda sudah tahu apa yang terjadi di antara dua Negara itu.

Sebenarnya peran Qatar juga sangat penting. Qatar sangat dipecaya oleh dua pihak. Pertemuan rahasia para pihak sering dilakukan di Qatar. Jangan lupa: Qatar-lah yang berhasil mendapat kepecayaan Iran untuk melepas tahanan Amerika di Iran tahun 2023 lalu.

BACA JUGA  Anda Menang

Kabarnya tanpa Qatar tidak mungkin ada kesepakatan damai. Utamanya di pasal pencairan dana Iran yang dibekukan di Barat. Iran tidak mungkin bisa percaya kalau pencairan uang itu bisa jadi kenyataan. Maka Qatar yang jadi penjaminnya.

Bahwa para pihak batal ke Swiss tidak ada yang mengkhawatirkannya. Perjanjian tetap berjalan. Bentuk tanda tangan hanyalah formalnya. Yang penting dua pihak sudah sepakat.

Apalagi tanda tangan elektronik sama kuatnya dengan tanda tangan basah. Istilah ”tanda tangan basah” hanyalah terjemahan dari istilah hukum dalam bahasa Inggris: wet signature – meski bisa juga disebut ink signature atau handwritten signature.

Di Amerika kekuatan hukum tanda tangan basah dan elektronik sudah sama utamanya sejak terjadinya Covid-19. Sekarang ini tanda tangan elektronik sudah lebih banyak dipakai dari yang basah.

Di Amerika dasar hukumnya sudah ada. Yakni Electronic Signatures in Global and National Commerce Act (E-SIGN Act) dan Uniform Electronic Transactions Act (UETA).

Platform yang dipakai tanda tangan elektronik Anda sudah tahu: DocuSign⁠ dan Adobe Acrobat Sign⁠. Masih ada platform lainnya seperti Dropbox Sign. Tapi dua pertama yang umum dipakai, termasuk di Indonesia.

BACA JUGA  Mati Besok

Di beberapa negara bagian dokumen tertentu masih wajib ada tanda tangan basah. Misalnya surat waris.

Di Iran dokumen perdamaian itu juga ditandatangani secara elektronik. Yang tanda tangan ketua parlemen atas persetujuan presidennya.

Sedang pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Mujtaba Khamenei sudah merestui dengan catatan: para pemimpin eksekutif Iran menjamin bahwa dokumen perdamaian itu tidak merugikan kepentingan nasional Iran.

Di Amerika, harga BBM langsung turun. Di sana harga BBM setiap kota tidak sama. Ada tambahan pajak daerah yang tidak seragam. Di California misalnya, ada tambahan pajak pencemaran lingkungan.

Rata-rata harganya kemarin turun menjadi 4 dolar pergalon, terendah dalam masa kepresidenan Donald Trump yang kedua.

Harga minyak dunia memang terus turun. Kemarin sudah turun menjadi USD79-80. Mungkin tunggu sampaiUSD75 baru harga Pertamax Indonesia bisa diturunkan. (Disway)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.