KEMPALAN: Sedikitnya 18 orang tewas dan 33 lainnya luka-luka dalam serangkaian serangan udara Israel di sejumlah daerah permukiman di Lebanon selatan pada Jumat (19/6) pagi, kata Pusat Operasi Darurat Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Lebanon pada Jumat.
Dalam sebuah pernyataan, pusat tersebut menjelaskan bahwa serangan udara Israel yang masih terus berlangsung telah menghambat upaya penyelamatan dan menghalangi evakuasi korban di beberapa daerah yang terdampak, sembari menambahkan bahwa jumlah korban masih bersifat sementara.
Kantor Berita Nasional Lebanon sebelumnya melaporkan 16 orang tewas dalam serangkaian serangan udara Israel di sejumlah daerah permukiman di Distrik Nabatieh, Lebanon selatan. Menurut laporan tersebut, serangan tersebut menargetkan kota Harouf, Sharqieh, dan Kfar Sir, sementara serangan lainnya menghantam Kfar Remmen, Kfar Tebnit, dan daerah lain di dekatnya, menyebabkan jatuhnya korban dan laporan orang hilang.
Nabatieh dan daerah di sekitarnya mengalami salah satu malam pengeboman paling dahsyat dalam beberapa bulan terakhir ketika pasukan Israel mengintensifkan serangan di seluruh wilayah tersebut. Dimulai sekitar pukul 01.30 waktu setempat (05.30 WIB), tembakan artileri berat menghantam Nabatieh dan kota Kfar Remmen, Zebdine, Nabatieh al-Fawqa, Habboush, Sajd, serta Jabal al-Rihan.
Sekitar pukul 02.10 dini hari waktu setempat, jet-jet tempur Israel melancarkan serangkaian serangan udara yang menargetkan Nabatieh, Kfar Tebnit, Nabatieh al-Fawqa, dan Dataran Tinggi Rihan.
Sekitar pukul 03.00, pesawat Israel melancarkan dua gelombang serangan di daerah Kfar Remmen-Nabatieh, distrik universitas Kota Nabatieh, dan lingkungan Baydar di Harouf, yang menewaskan delapan orang, menurut laporan awal. Serangan lainnya menargetkan wilayah antara kota Sharqiyeh dan Doueir, yang menyebabkan sebuah rumah hancur dan menewaskan empat orang.
Pada saat yang sama, artileri Israel membombardir lingkungan Rahibat di Nabatieh dengan gencar.
Di Kfar Sir, serangan udara Israel menewaskan tiga orang, sementara Kota Qsaybeh dihantam serangan lainnya sekitar pukul 04.00 waktu setempat, disertai tembakan artileri yang menargetkan pinggiran Kfar Sir dan Qsaybeh. Serangan udara tambahan kemudian menghantam Kfardjal dan Kfar Tebnit.
Sekitar pukul 05.00, sebuah drone Israel menargetkan sepeda motor di dekat gedung pemerintah Kota Doueir, yang menyebabkan satu orang tewas dan satu lainnya terluka.
Kota Jebchit juga menjadi sasaran serangkaian serangan drone yang disertai tembakan artileri.
Sekitar pukul 05.15, jet-jet tempur Israel melancarkan serangan udara ke Adchit, diikuti serangan tambahan di daerah Kfar Remmen-Nabatieh dan Toul, sementara tembakan artileri terus menargetkan Jebchit.
Serangan-serangan tersebut terjadi meskipun ada kesepakatan terbaru antara Iran dan Amerika Serikat yang bertujuan meredakan ketegangan regional, termasuk di Lebanon, dan di tengah upaya diplomatik yang berkelanjutan untuk mencegah eskalasi lebih lanjut di sepanjang perbatasan Lebanon-Israel.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi