“Target kami kan setiap kepala keluarga penghasilannya bisa Rp7 juta. Jadi dengan wisata pesisir Romokalisari ini, pendapatan para nelayan ini dapat berkembang. Karena nanti kan ada yang jualan makanan, minuman, dan penunjang wisata lainnya, karena view pesisir ini bisa dijual nantinya,” jelasnya.
Eri tidak hanya fokus pada kawasan wisata pesisir Romokalisari saja. Akan tetapi, juga fokus mengembangkan kawasan wisata Sontoh Laut. Rencananya di tahun 2022 kawasan wisata pesisir Romokalisari dan Sontoh Laut bakal menjadi jujukan wisata baru di Kota Surabaya.
“Jadi saya nyuwun tulung dijogo kawasan iki (tolong dijaga kawasan ini). Nanti tolong Pak Herlambang (Kadis DKPP Surabaya) ditata sing apik (yang bagus), karena tempat ini sangat menjual. Kalau pemerintahnya niat Insya Allah jadi. Tolong juga, nanti kalau sudah jadi kawasan wisata toiletnya yang bagus,” pesannya.
Tidak lupa, Eri menyampaikan pesan kepada masyarakat Kota Surabaya untuk mendukung wisata lokal di kawasan pesisir Romokalisari dan Sontoh Laut pada 2022 mendatang.
“Untuk warga Surabaya, di sini ada Jet ski. Teko’o rene nang (datang ke sini) di Romokalisari, wisata Suroboyo sing top. Tunggu tanggal mainnya di Januari 2022,” imbuhnya.
Usai memberikan bantuan perahu kepada para nelayan, Eri bersama jajaran Forkopimda Surabaya sempat berkeliling dengan menggunakan jet ski sembari menikmati keseruan wisata pesisir Romokalisari. “Mereneo (ke sini) rek, pasti seru. Sampek teles kabeh (sampai basah semua), sama Pak Kajari Tanjung Perak Surabaya dan Pak Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya tadi,” pungkasnya. (Dwi Arifin)
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi