LOMBOK TENGAH-KEMPALAN: Di antara pembalap-pembalap kontestan WorldSBK, ada satu pembalap yang mencuri perhatian dalam seri terakhir di Pertamina Mandalika International Street Circuit. Dia adalah Michael van der Mark.
Pembalap berkebangsaan Belanda tersebut ternyata masih punya darah Indonesia dari ibundanya. Neneknya adalah orang Indonesia. Tepatnya dari Ambon. Karenanya, pada balapan WorldSBK pertama di Indonesia ini seperti balapan “homecoming” bagi Van der Mark.
Tapi sayangnya saat dia berharap hasil terbaik dalam balapan di Indonesia kali ini, Van der Mark malah gagal bersaing di posisi terdepan dalam dua kali free practice (FP) alias sesi latihan bebas, Jumat (19/11).
Pembalap dari tim BMW Motorrad WorldSBK Team tersebut hanya mampu finis di urutan ke-9. Dia hanya mampu mencatatkan lap terbaiknya 1 menit 34,938 detik. Atau terpaut 0,708 detik di belakang pembalap PATA Yamaha with Brixx WorldSBK Toprak Razgatlioglu.
Ternyata, ada alasan di balik kurang menggigitnya performa pembalap berusia 29 tahun tersebut. Kondisi tubuh Van der Mark ternyata ternyata tidak 100 persen fit saat menjalani dua sesi latihan bebas.
’’Saya merasa tidak enak badan selama dua hari terakhir ini. Hari ini (Jumat, Red) saya mencoba menyimpan kekuatan saya sebanyak mungkin. Selama dua hari terakhir, perut saya ini kesulitan menyimpan makanan,’’ ungkap Van der Mark.

’’Karena itu, saya tidak mempunyai kekuatan yang biasanya saya butuhkan untuk balapan akhir pekan nanti,’’ sambung pembalap kelahiran Gouda, Belanda itu. Pola makan Van der Mark yang sepertinya jadi penyebab masalah di perutnya itu.
Apalagi sebelum balapan dia juga sempat mengungkapkan bahwa makanan khas Indonesia yang paling dia sukai adalah mie instan. Dia bahkan sempat menyebut paling menyukai Indomie rasa ayam dan mi goreng.
Terkait soal udara panas di sekitar area Sirkuit Mandalika, Van der Mark tak mempersoalkannya. Dia bahkan perlahan-lahan mulai merasa nyaman dengan kondisi udara di sekitar tempat balapan ini. ’’Sedikit demi sedikit saya jadi lebih baik,’’ klaim Van der Mark yang masih tercecer pada posisi keenam klasemen itu. (Racesport, Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi