Selasa, 9 Juni 2026, pukul : 13:02 WIB
Surabaya
--°C

MTQ Kabupaten Bandung Digelar Lebih Awal, Ini Alasannya

KAB BANDUNG-KEMPALAN: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menggelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XLVI Tahun 2021. Kegiatan tersebut dibuka langsung Bupati Bandung Dadang Supriatna di Gedung Dewi Sartika, Soreang, Jumat (19/11/21).

Pelaksanaan MTQ tahun 2022 akan digelar secara bertahap, mulai dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan hingga tingkat kabupaten.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspem Kesra) Pemkab Bandung, Erick Juriara menjelaskan, tahun ini Kabupaten Bandung menggelar MTQ ke-XLVI lebih awal. Hal ini sebagai upaya pemerintah daerah agar potensi SDM Kabupaten Bandung tidak diambil kabupaten/kota lain.

“Kami sengaja lebih dahulu menggelar kegiatan ini. Selain mencari potensi SDM lebih awal, ini juga merupakan strategi kami agar para santri tidak diambil untuk memperkuat kabupaten/kota lain,” jelas Erick.

Asisten menambahkan, MTQ tingkat Kabupaten Bandung akan dilaksanakan pada 19-21 November 2021 di wilayah Kecamatan Soreang.

BACA JUGA  Kremlin Sebut Moskow Siap Sambut Zelensky Kapan pun untuk Berdialog

“Peserta mencapai 446 orang, terdiri dari 193 peserta putra, 189 peserta putri serta official sebanyak 64 orang. Peserta ini merupakan perwakilan dari tujuh daerah pemilihan di 31 kecamatan di Kabupaten Bandung,” terang Aspem Kesra.

Erick juga memaparkan, terdapat tujuh cabang atau golongan musabaqah pada MTQ kali ini, antara lain cabang Tilawah Al-Quran, Hifzhil Quran, Tafsir Al-Quran, Syarhil Quran, Fahmil Quran, Khat (kaligrafi) Al-Quran dan Makalah Ilmiah Al-Quran.

Dalam pelaksanaannya sendiri, lanjut Erick, pihaknya telah mengikuti standar protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

“Karena masih pandemi Covid-19, jadi penyelenggaraan kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran masih menggunakan protokol kesehatan, baik di lokasi acara maupun di tempat tinggal sementara para peserta,” jelas Erick.

Bupati Bandung H Dadang Supriatna saat pembukaan MTQ ke-XLVI, di Gedung Dewi Sartika, Soreang, Jumat (19/11). (Hms Pemkab)

Sementara Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam sambutannya mengatakan, dengan kerja sama semua pihak, dirinya meyakini  MTQ bisa jadi momen dalam membentuk SDM Kabupaten Bandung yang berakhlakul karimah.

BACA JUGA  DINASTI SETTER SEJOLI IWAN GISO – RITA KURNIATI: Mahakarya Langka yang Mengalirkan Darah Voli Generasi Emas Indonesia

“Jika pemerintah, tokoh agama dan ormas Islam se-Kabupaten Bandung bersatu dalam mengembangkan dan memberikan pemahaman agama kepada masyarakat, Insya Allah, ketakwaan dan keimanan masyarakat akan meningkat, dengan begitu Kabupaten Bandung akan memiliki SDM yang berakhlakul karimah,” jelas bupati.

Bupati yang akrab disapa Kang DS ini menilai, pemberian nilai-nilai agama sejak dini dapat meminimalisir terjadinya radikalisme di Kabupaten Bandung.

“Kami juga telah menggulirkan program mengaji. Program ini dilaksanakan mulai dari pendidikan dasar seperti TK, SD dan SMP. Jika semuanya kompak, insya Allah tidak akan ada lagi radikalisme di Kabupaten Bandung,” ucap Kang DS. (iwa ahmad sugriwa)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.