SAO PAULO-KEMPALAN: Pembalap Red Bull Racing Honda Max Verstappen memastikan dirinya akan start di depan pesaingnya, pembalap Mercedes AMG Petronas Lewis Hamilton. Dia akan start dari posisi kedua dalam GP Sao Paulo di Interlagos Circuit, Sao Paulo.
Mad Max (julukan Verstappen) akan start satu grid di belakang rekan satu tim Hamilton, Valtteri Bottas. Sementara Hamilton harus memulai balapan kali ini dari starting grid yang kesepuluh. Di sisi lain, ada kabar kurang mengenakkan yang dialami Verstappen.
Pembalap berkebangsaan Belgia itu tertangkap basah memegang mobil Mercedes W12 Hamilton di Parc Ferme setelah sesi kualifikasi GP Sao Paulo, Jumat (12/11). Padahal, di dalam area Parc Ferme, tindakan Verstappen itu tidak diperbolehkan.
Dia dianggap melanggar Pasal 2.5.1 FIA International Sporting Code, yang berbunyi: ’’Di dalam area Parc Ferme hanya petugas yang dibolehkan masuk. Tidak ada operasi, pengecekan, penyetelan, atau perbaikan kecuali diizinkan petugas atau oleh regulasi yang berlaku,’’ begitu bunyi pasal tersebut.
’’Saya tidak bisa mengatakan apa-apa tentang itu (terkait ancaman denda kepadanya) sekarang. Lihat saja nanti,’’ ungkap Verstappen setelah proses sidang.
Sanksi bagi Verstappen baru diketahui setelah sesi latihan bebas kedua (FP2), Sabtu (13/11). Dia dijatuhi denda sebesar 50 ribu Euro, atau sekitar Rp 812,5 juta. Denda itu dijatuhkan setelah dari pihak FIA melakukan investigasi terhadap tindakan Verstappen sebelumnya di Parc Ferme.
Dari rekaman video menunjukkan Verstappen menyentuh sayap bagian belakang W12 Hamilton di dua tempat, sekali pada kedua sisi perangkat penggerak DRS. Tepatnya pada sisi belakang bagian sayap, di area celah slot.
Sanksi denda sebesar 50 ribu Euro itu dianggap lebih ringan ketimbang penalti pengurangan grid balapan. Sanksi tersebut diberikan karena setelah melihat rekaman video stewards menganggap tindakan Verstappen tidak berdampak buruk dengan W12 milik Hamilton.
’’Setelah menonton semua rekaman video, melihat posisi tubuh Verstappen dan video sayap, dari situ bisa terlihat ada kekuatan yang tidak signifikan ketika Verstappen menyentuh sayap,’’ sebut stewards dalam pernyataan resminya. Meski begitu, di Parc Ferme, tindakan Verstappen itu tetap dikategorikan sebagai pelanggaran. (Planet F1, Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi